Ohlins Menjadi Penguasa di MotoGP 2017 Share this
MotoGP
Mode baca

Ohlins Menjadi Penguasa di MotoGP 2017

Denny Basudewa
pada 24 Juli 2017

Foto: Suspensi ohlins di motogp

SACHSENRING – Mundurnya WP Suspension membuat Ohlins menjadi pemain tunggal di MotoGP 2017.

Produsen alat peredam kejut kendaraan buatan Swedia ini memasok 23 pembalap di kelas para raja selama satu musim. Mereka menyediakan perangkat meliputi spring Struts dan forks. Layaknya ban, para pembalap hanya disuplai oleh satu produsen alias monopoli.

Berpisahnya tim KTM dengan WP Suspension memuluskan jalan Ohlins untuk pertama kalinya menguasai MotoGP di musim 2017. KTM sendiri sekarang dibela oleh Bradley Smith dan Pol Espargaro.

Pada musim 2012 kedua pembalap tim Gresini yaitu Alvaro bautista dan Scott Redding “dipaksa” Honda untuk menggunakan suspensi buatan Showa. Sebagai pemegang saham terbesar Showa, Honda mengganjar Fausto Gresini sang pemilik tim dengan bayaran Rp 3,8 miliar pada musim 2012 dan 2013.

Gresini tidak sendirian, Karel Abraham yang pada musim 2015 membela tim AB Motoracing pernah menggunakannya. Namun pembalap tersebut merasa kecewa dengan performa suspensi buatan Jepang tersebut. Ia mengatakan bahwa perangkat peredam kejut tersebut sangat tidak kompetitif.

Satu tahun kemudian hadir produk bernama Kayaba (KYB). Brand asal negeri matahari terbit ini bermaksud untuk mengulang kesuksesan tatkala bersama Kevin Schwantz di kelas primer. Mereka bekerjasama dengan Yamaha untuk mewujudkan mimpinya.

Tim satelit Yamaha yakni Forward bertugas untuk menguji ketangguhan suspensi KYB. Mereka melakukan sesi uji coba di Valencia pada November 2014. Sementara pembalap tester Yamaha Katsuaki Nakasuga mencoba material produk di Jepang.

Namun tidak ada kejelasan bagaimana hasil tes Yamaha dengan KYB tersebut. Suspensi KYB sempat merasakan panasnya persaingan di MotoGP, berkat jatah wild card yang dimiliki Yamaha. Namun tidak ada yang sadar bahwa suspensi tersebut digunakan di kejuaran MotoGP. [Dew/Ikh]


Komentar