Lorenzo Sempat Frustasi dan Nyaris Pensiun Dini

Lorenzo Nyaris Pensiun Dini

BARCELONA – Jorge Lorenzo sempat frustasi dan nyaris pensiun dini dari MotoGP karena mendapati pilihan yang tak diinginkannya.

Bersyukur lah pada MotoGP 2019 mendatang Lorenzo masih berada di tim pabrikan. Repsol Honda menaruh kepercayaan kepadanya untuk menunggangi Honda RC213V bersama Marc Marquez.

Namun, sebelum itu terjadi Lorenzo sempat dihadapkan dengan berbagai masalah. Mulai dari kerenggangan hubungan dengan pihak Ducati Corse hingga kegalauan dalam mengambil keputusan yang membuatnya berpikir untuk pensiun.

“Saya mengalami depresi kecil ketika di kepala saya ada pikiran untuk pensiun. Seharusnya itu positif karena saya tidak memiliki tekanan dan tidak ada lagi resiko terluka,” buka Lorenzo dari kutipan BT Sport.

Awalnya, Lorenzo tidak memikirkan hal tersebut. Perasaan itu muncul ketika Ducati tak ingin lagi memperpanjang kontraknya. Pada masa tersebut, Lorenzo bukannya tidak punya pilihan. Hanya saja itu bukan lah keinginan dari sang X-Fuera.

“Saya bisa ke tim satelit Yamaha. Itu adalah pilihan baik, tapi bukan yang saya inginkan. Mereka mengatakan nilai anda terlihat dari balapan terakhir dan balapan terakhir saya sebelum datang ke Honda sangat buruk,” sahut pembalap 31 tahun.

Pernyataan terakhir itu seolah menyindir Ducati selaku tim yang dibelanya pada MotoGP 2018. Pencapaian Lorenzo di tahun keduanya bersama Ducati memang masih belum cukup baik, meskipun Ia beberapa kali naik podium.

“Ini rumit karena saya berlatih lebih banyak dari sebelumnya, Tapi, hasilnya tidak datang. Saya tahu kami hampir memperoleh hasil penting dan kemenangan. Namun, mungkin tim tak lagi percaya kepada saya,” tutup Lorenzo.

MotoGP 2019 menjadi perjalanan baru bagi Lorenzo bersama Honda. Ia diharapkan bisa menjadi tandem kuat Marquez musim depan. Apalagi, saat tes pramusim Lorenzo perlahan mulai memperlihatkan kecepatannya menunggangi kuda besi sayap mengepak. [Ary/Ari]