Mercedes-Benz CLS Berteknologi EQ Boost Resmi Hadir di Indonesia Share this
Mobil Baru
Mode baca

Mercedes-Benz CLS Berteknologi EQ Boost Resmi Hadir di Indonesia

Adi Hidayat
pada 05 Oktober 2018

Foto: Mercedes-Benz CLS

JAKARTA – New Mercedes-Benz CLS meluncur dengan teknologi baru yaitu EQ Boost (starter/generator terintegrasi) dan sistem listrik onboard 48 volt.

Berkat teknologi ini, Mercedes-Benz CLS diklaim memiliki efisiensi BBM yang lebih baik dibandingkan mobil lain sekelasnya. Meski diklaim irit, namun perfomanya disebut tetap mantap dan akan memberikan kenyamanan berkendara yang baik.

Motor listrik terintegrasi bernama EQ Boost berfungsi untuk membantu mesin pembakaran ketika kendaraan dipercepat, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengemudi mobil tanpa mesin pembakaran dan mengisi baterai melalui pemulihan berefisiensi tinggi. Dengan menjalankan langkah tersebut, maka pengemudi dapat melakukan penghematan bahan bakar.

Mesin Mercedes-Benz CLS memiliki kapasitas sebesar 1991 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 299 hp dan torsi maksimal mencapai 400 Nm. Namun tenaga tersebut bisa meningkat 22 hp dan torsi bertambah 250 Nm saat berkendara dengan teknologi EQ Boost. Tercatat, Mercedes-Benz CLS hanya membutuhkan satu liter bensin untuk menempuh jarak sejauh 14,4 km.

Sejumlah aksesoris unik menghias bagian depan Mercedes-Benz CLS. Sebut saja grille berlian khas coupé Mercedes-Benz. Siluet grille radiator melebar ke bagian bawah kendaraan sehingga menyerupai kontur grille pada Mercedes-AMG GT. Kesan dinamis diperkuat berkat desain lampu depan yang mendatar dan lebar dengan sisi condong ke arah dalam mengikuti kontur grille.

Masuk ke dalam kabin, Mercedes-Benz CLS memiliki desain menyerupai ombak bergerak melebar dari pintu depan ke belakang dan membuka pada pilar B. Kokpit Widescreen beresolusi tinggi juga dapat dipasangkan pada the new CLS, dilengkapi dua layar berukuran 12,3 inci serta ditempatkan di bawah penutup kaca yang bersambungan. Konsol tengah dengan optik serat karbon tampak bebas mengambang berkat trim yang terpasang di permukaan.

Ambience lighting dapat diatur secara individual dengan 64 pilihan warna berbeda, yang juga meliputi pengaturan pencahayaan ventilasi udara. Ketika pengaturan suhu pada sistem pendingin udara diubah, pencahayaan akan menyesuaikan diri secara singkat untuk menunjukkan apakah suhu menjadi lebih hangat (merah) atau lebih dingin (biru).

“The new CLS merupakan ikon desain yang menjadi pola dasar bagi coupé empat pintu. Sejalan dengan filosofi desain Mercedes-Benz yang mengedepankan kemurnian sensual, kami telah menambahkan nuansa keindahan elegan,” jelas Roelof Lambers, Presiden & CEO, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia.

Dengan sejumlah keunggulan tersebut, Mercedes-Benz CLS dijual seharga Rp Rp 1,649 miliar (off the road). [Adi/Ari]


Komentar