Ini Penyebab Petrucci Gagal Menang di MotoGP Jepang 2017 Share this
MotoGP
Mode baca

Ini Penyebab Petrucci Gagal Menang di MotoGP Jepang 2017

Denny Basudewa
pada 16 Oktober 2017

Foto: Petrucci Gagal Menang di MotoGP Jepang 2017

MOTEGI – Danilo Petrucci menganggap kegagalannya meraih kemenangan di MotoGP Jepang 2017, karena adanya Andrea Dovizioso dan Marc Marquez.

Ini bukan pertama kalinya pembalap Pramac Ducati tersebut tampil brilian pada balapan. Petrucci nyaris memenangkan balapan pada MotoGP San Marino dan MotoGP Belanda 2017. Namun langkahnya terhenti karena Ia kalah bersaing dengan dua pembalap pabrikan yakni Dovizioso dan Marquez.

Sebagai rider dari tim satelit, Petrucci tampil sangat perkasa baik pada sesi latihan maupun kualifikasi. Dirinya juga mampu bersaing dengan pembalap pabrikan pada saat balapan berlangsung. Namun sepaga upaya yang dilakukannya selalu dipatahkan oleh dua pembalap di atas.

Pesta kemenangan yang sudah diimpikan Petrucci selalu buyar ketika dirinya harus bersaing dengan Marquez maupun Dovizioso. Tercatat sudah tiga kali Ia gagal memenangkan lomba karena dua pembalap tersebut.

Petrucci sendiri menunjukkan kelasnya saat menjalani MotoGP Jepang 2017. Sejak awal lomba, Ia langsung berhasil mengambil alih pimpinan. Pria asal Italia ini cukup nyaman memimpin jalannya balapan, hingga akhirnya disalip Marquez dan Dovizioso.

“Saya sangat senang ketika berada di depan dan mulai memikirkan kemenangan pertama saya. Namun selalu saja ada dua masalah yang mengganggu pesta saya yakni Dovi dan Marquez. Selalu mereka berdua yang mengubur mimpi saya,” sebut Petrucci.

Sebagai pembalap satelit, motor yang ditunggangi Petrucci tentunya tidak sebaik tim pabrikan. Mampu bersaing dan menyulitkan pembalap terdepan saja sudah merupakan prestasi baginya. Namun kemenangan juga merupakan hal penting bagi Petrucci.

Meskipun kalah dan gagal meraih kemenangan perdananya, Ia tetap senang karena kali ini Ia kalah tanpa sedikitpun insiden. Dirinya juga mengakui jika terlalu tampil ngotot pada awal lap, sehingga bannya mulai kehilangan grip jelang balapan berakhir.

“Sasya benar-benar bahagia jika dibandingkan dengan dua podium di Misano dan Assen. Dimana pada balapan kali ini saya tidak disalip pada lap terakhir. Saya terlalu memforsir pada awal lomba, maka ketika saya disalip oleh Marquez dan Dovizioso, tidak ada yang bisa saya perbuat,” jelas Petrucci. [Dew/Ikh]

Sumber : Crash & FOX


Komentar