Ford Cegah Mayat Hidup Nyetir Mobil Share this

Ford Cegah Mayat Hidup Nyetir Mobil

Ary Dwinoviansyah
pada 04 Januari 2019

DEARBORN - Sleep Suit rancangan Ford ini merupakan upaya mereka mencegah para 'mayat hidup' untuk tetap mengendarai mobil.

Berkendara menjadi aktivitas menyenangkan, terlebih di musim liburan sekarang ini. Namun, petaka juga mengancam jika sang pengemudi tak mawas diri dengan mengesampingkan rasa kantuk.

Padahal, kondisi ini sangat alamiah dan biasanya muncul lantaran kelelahan. Para ahli memberikan contoh, manusia yang tidak tidur selama 18 jam akan merasakan efek serupa pada tubuh seperti mengonsumsi alkohol secara berlebihan. Mereka juga menyebut kelelahan menjadi 1 dari 5 penyebab terjadinya kecelakaan di jalan raya.

Atas alasan tersebut pula Ford akhirnya berinisiatif menciptakan sebuah perangkat baru. Sleep Suit yang terdiri dari beberapa peralatan itu pun bakal memaksa pengendara mobil untuk beristirahat dalam waktu tertentu.

"Mengemudi ketika anda lelah sama dengan bekendara seperti zombie. Akan berbahaya bagi diri sendiri, penumpang dan juga pengguna jalan lain," kata Dr. Gundolf Meyer Hentschel, CEO Meyer Hentschel Institute selaku pengembangan Sleep Suit.

Pada prakteknya alat yang terdiri dari helm, jaket, wrist ban dan gelang kaki ini akan menstimulasikan kondisi lelah berlebih. Termasuk tidur pendek atau biasa dikenal micro sleep. Secara teori, mobil akan melaju lebih dari 10 detik ketika pengendara tertidur. Artinya, Anda berkendara di luar kesadaran sebanyak ratusan meter. Terbayang seperti apa bahaya yang dihadapi oleh pengemudi seperti itu?

Keadaan menyetir seperti itu coba diminimalisir oleh Sleep Suit dari Ford. Penggunanya juga bisa menyetel lamanya waktu berkendara lewat sebuah aplikasi berbasis android. Alat dengan bobot total 18 kg itu juga akan memberikan efek kelelahan yang kuat. Sehingga memaksa pengemudi untuk segera beristirahat. [Ary/Ari]


Komentar