Tips Aman Main Motor Trail di Medan Offroad Share this
Berita Motor
Mode baca

Tips Aman Main Motor Trail di Medan Offroad

Denny Basudewa
pada 18 Januari 2018

Foto: Honda CRF 150L

JAKARTA – Mengenal karakteristik berkendara di jalan raya dan off-road sangat penting agar terhindar dari masalah.

Berkendara dengan sepedamotor dalam menempuh rute aspal, maupun tanah memang memerlukan perlakuan yang berbeda. Terlebih pada jalanan berbatu atau berpasir, penanganan motor diperlukan perhatian khusus agar tidak mengalami kerusakan pada tunggangan.

Ada beberapa hal  yang harus diperhatikan dalam bermain off-road menggunakan sepedamotor trail. PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan beberapa tipsnya seperti di bawah ini.

OLI

Bagi para off-roader, berkendara dengan sering membuka dan menutup handle gas, merupakan hal yang lumrah bagi para pencinta adventure. Dengan karakter seperti itu kerja mesin lebih maksimal dan mesin cepat panas, sehingga oli mesin lebih mudah menguap. Karena itu, disarankan menggunakan oli mesin dengan tingkat keenceran yang cukup tinggi, seperti pada varian AHM Oil MPX-1 10W-30. Standar yang dikeluarkan perbaikan setiap 4.000 km, disarankan melakukan pergantian oli mesin.

Akan tetapi para off-roader harus lebih sering melakukan pengecekan, dengan cara melihat stik level oli mesin, apakah masih sesuai dengan standar ketinggian oli atau kurang dari standar. Jika ada dibatas bawah, maka tambahkan oli baru sampai dengan batas tengah.

THROTTLE GAS & TUAS HANDLE KOPLING

Permainan gas merupakan hal yang sering dilakukan pada dunia off road. Setingan throttle gas atau tuas gas, menjadi perhatian lebih bagi para off roader. Untuk mendapatkan tarikan motor yang responsif, para rider dapat mempertahankan jarak bebas tuas gas dengan jarak 2-6 mm.

Hal serupa dengan handle kopling, permasalahan yang biasa terjadi adalah kopling slip pada dunia off road maupun on road. Hal ini dapat dicegah dengan cara menjaga jarak main bebas kopling sebesar 10-20 mm, dan hindari penggunaan setengah kopling bersamaan putaran handle gas yang tinggi.

Tips Main Off-road Aman Honda CRF150L

RANTAI RODA

Rantai roda yang kendor dapat mengenai secara langsung swing arm motor. Lakukanlah pengecekan pada drive chain slider pada bagian depan dan belakang, dari swing arm motor anda serta lakukan pengencangan, pada rantai roda anda sebelum bermain off road. Hal yang kedua, jangan pernah mencuci rantai roda dengan minyak sembarangan, namun cukup lumasi dengan chain lube untuk menjaga kehausan dari rantai roda.

RIM LOCK

Rim Lock atau stopper ban juga sering disebut dengan enduro, merupakan sebuah perangkat mekanis yang berfungsi untuk mengunci velg, antara ban dalam dan ban luar khususnya saat ban dalam keadaan pengurangan tekanan angin.

Hal ini dapat berpotensi mengakibatkan slipnya ban dalam dan robeknya pentil ban kendaraan Anda. Untuk All New Honda CRF150L, velg depan dan belakang motor ini sudah disediakan lubang yang dapat dipasangi oleh Rim Lock.

STEERING NUT

Motor trail ini memang sangat cocok untuk manuver loncat-loncatan. Namun rider harus sering mengecek pada steering stem, dengan cara mencoba kelancaran dari steering kemudi, saat belok ke kanan maupu ke kiri. Jika steering stem kendaraan pada off roader mengalami seret atau terlalu kendor saat manuver berbelok, segeralah datang Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), untuk dilakukan setting atau pergantian bearing pada sterring stem.

PGM-FI

Motor All-new Honda CRF150L, telah dilengkapi dengan sensor bank angle yang berfungsi untuk mematikan mesin secara otomatis,ketika motor mengalami kemiringan 55 derajat selama 5 detik saat motor terjatuh.

Rider tidak perlu panik jika mengalami hal seperti ini. Cukup tegakkan lagi kendaraan, posisi kunci di off kan kemudian di on kan kembali dan lalu starter ulang motor anda. salah satu keuntungan lainnya, PGM-FI Honda dapat menyesuaikan kondisi lingkungan, saat berkendaraan tanpa perlu mengatur campuran bahan bakar dan udara saat berpindah-pindah lingkungan berkendara. [Dew/Ari]


Komentar