Riding With The Wind, Hadirkan Karya Seni Bertema Otomotif Share this
Modifikasi
Mode baca

Riding With The Wind, Hadirkan Karya Seni Bertema Otomotif

Denny Basudewa
pada 16 Maret 2020

Foto: Riding With The Wind

JAKARTA – Tommy Dwi Djatmiko atau yang lebih akrab disapa Mastom menampilkan beberapa hasil karyanya di Riding With The Wind Vol 2.

Bertempat di Deus Ex Machina, Canggu, Bali, pameran Motorcycle Diary by Mastomcustom ini sudah berlangsung sejak 21 Februari, hingga 22 Maret 2020 mulai pukul 09.00 – 22.00 WITA. Dalam event ini Mastom menampilkan 8 lukisan, 9 karya seni cetak dan 1 karya instalasi.

“Pameran Riding With The Wind Vol.2 ini merupakan eksebisi pameran yang diselenggarakan sebagai bentuk kecintaan saya terhadap dunia fauna Indonesia,” jelas Mastom.

Di area pameran, Mastom juga menghadirkan sebuah karya instalasi yang diwujudkan dalam sebuah motor custom, dengan basis Kawasaki GTO tahun 1981 yang diberi nama "Motor Jalak Bali" atau dengan istilah "L/R". Karya instalasi tersebut adalah perwujudan esensi dari bentuk dan warna dari burung Jalak Bali yang berwarna Biru Metalik dan Putih.

Pada tangki bagian kiri motor tertera tulisan "Leucopsar" dan bagian kanan tertera "Rothschildi" yang jika digabungkan, menjadi nama latin dari burung Jalak Bali yang ia kagumi sejak masih duduk di Sekolah Dasar. Pada plat nomor balap bagian depan juga tertulis huruf "L/R" yang bermakna ganda. "Leucopsar Rothschildi" bisa juga "Left Right" atau Yin Yang dan Keseimbangan dengan Alam.

Tidak hanya itu, Mastom juga secara serius mempelajari suara yang dihasilkan oleh burung Jalak Bali dan mengulik suara knalpot, dengan memanfaatkan saringan mobil VW sehingga suara yang dihasilkan seperti cuitan dari Burung Jalak Bali.

Khusus untuk karya Instalasi ini akan dilelang secara online melalui akun Instagram pribadi miliknya @mastomcustom dan hasilnya akan disumbangkan ke Begawan Foundation yang menangani konservasi burung Jalak Bali. Lelang online ini nantinya akan ditutup pada tanggal 22 Maret 2020 dan sampai saat ini angka penawaran tertinggi sudah mencapai angka Rp 40 juta.

Sebelumnya Mastom sukses mengadakan Solo Exhibition pertamanya di Bandung yang merupakan kota kelahirannya. Riding With The Wind Vol 1 diadakan pada bulan Agustus hingga September 2019 lalu di Galeri Yuliansyah Akbar, Urbane Jalan Cigadung Selatan No.5 Bandung.

Selama satu bulan penuh Mastom melaksanakan sebuah pameran tunggal, karya-karya Mastom yang dipamerkan saat itu sebagian besar, sudah berpindah tangan ke para kolektor seni yang hadir termasuk karya instalasi berwujud motor FR 80, atas nama Tino Sidin yang berhasil dilelang dan hasilnya disumbangkan ke Museum Taman Tino Sidin di Bantul, Jawa Tengah di bulan September 2019 tahun lalu. [Dew/Idr]


Komentar