Kursus Mengemudi Khusus Pemain Sepakbola Liga Inggris Share this
Berita Mobil
Mode baca

Kursus Mengemudi Khusus Pemain Sepakbola Liga Inggris

Amos Arya
oleh Amos Arya
pada 24 Oktober 2016

Foto: EPL adakan kursus mengemudi bagi para pemain sepakbola

LONDON - Premier Sports Network bekerjasama dengan H.R. Owen mengadakan kursus mengemudi bagi seluruh atlet sepakbola Liga Inggris dimulai sejak September 2016.

Koleksi sports car dan supercar menjadi salah satu hobi bagi beberapa superstar Liga Inggris. Namun hal tersebut tidak diimbangi dengan keahlian dalam mengemudi sehingga masih sering terjadi kecelakaan yang disebabkan kelalaian pengemudi.

Hal tersebut terbukti dengan kejadiaan yang dialami oleh Cristiano Ronaldo dan Diafra Sakho. CR7 tidak mampu mengontrol Ferrari 599 GTB dalam kecepatan tinggi ketika masih berseragam Manchester United, sedangkan penyerang utama West Ham United, Diafra Sakho menabrak tembok taman dengan Lamborghini Huracan.

Masih bayak lagi kejadian serupa yang dialami oleh para pemain bola ternama sehingga menimbulkan keresahan tersendiri bagi asosiasi sepakbola Inggris.

"Pada usia 20-23 tahun kebanyakan orang pasti suka mengambil risiko untuk memamerkan kemampuannya di hadapan teman-temannya. Sedangkan untuk atlet sepakbola selalu mengalami adrenalin berlebih ketika bertanding sehingga menyebabkan kecanduan adrenalin sama halnya ketika mereka mengendarai mobil," tutur Bradley Busch, psikolog dan director InnerDrive.

Melihat kenyataan tersebut, co-founder Premier Sports Network, Spencer Hidge memutuskan untuk bekerjasama dengan H.R. Owen guna memberikan pelatihan khusus melalui kursus mengemudi bagi seluruh atlet sepakbola Liga Inggris. Pelatihan ini merupakan yang pertama kali dilakukan dalam asosiasi sepakbola terbesar dunia.

Guna memastikan agar pelatihan tersebut dapat berjalan dengan maksimal, Spencer Hidge mengunjungi pelatih dari Total Car Control di salah satu fasilitas pelatihan mengemudi di Bedfordshire.

"Untuk dapat mengendarai mobil dengan baik memerlukan sikap yang baik dari dalam diri sendiri kemudian dipadukan dengan berbagai kemampuan yang dimiliki para pemain bola. Skills tersebut antara lain kontrol, kesadaran, perencanaan, pengamatan dan keseimbangan," tutur Ivan Thompsett, pendiri Total Car Control.

Kurangnya pengamatan, terlalu agresif, kurang mahir dan terlalu optimis menjadi salah satu kelemahan yang dimiliki atlet sepakbola ketika mengemudikan mobil.

Untuk dapat mengemudi dengan baik dan benar menggunakan sports car maupun supercar, seorang atlet harus dapat memecah pikiran untuk dapat mengemudi dengan mengamati lingkungan sekitar. Menahan ego, tenang dan fokus menjadi poin utama agar dapat mengendalikan mobil dengan benar. [Amo/Ikh]


Komentar