Komunitas Mitsubishi Xpander X-MOC Resmikan Pengda Baru Share this
Berita Mobil
Mode baca

Komunitas Mitsubishi Xpander X-MOC Resmikan Pengda Baru

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 31 Oktober 2018

BOGOR - Sebanyak 450 pemilik Mitsubishi Xpander dari wilayah Jawa Barat (Jabar) bergabung menjadi anggota baru Xpander Mitsubishi Owner Club (X-MOC) Indonesia.

Setahun setelah keberadaannya pada 10 September 2018 lalu, X-MOC sudah berhasil menjaring setidaknya 1.800 orang masuk sebagai anggota. Dalam kurun waktu tersebut, komunitas ini sudah punya pengurus daerah (pengda) di 10 provinsi dan pengurus cabang di 10 kota serta kabupaten. Semua anggotanya itu tersebar di 28 provinsi mulai dari Aceh hingga Papua.

Bahkan, setiap bulannya penambahan member X-MOC mencapai 100 anggota. Termasuk pula dari wilayah Jabar yang ternyata menjadi penyumbang anggota terbanyak yakni 450 member.

Tak ada alasan lain selain membentuknya ke dalam Pengda baru. X-MOC Pengda Jabar pun dinobatkan sebagai Pengda ke-11. Sementara peresmiannya berlangsung di di Royal Sentul Park of LRT City, Bogor, Jawa Barat (28/10).

X-MOC Pengda Jabar 2018

Saat ini, X-MOC Pengda Jabar dibagi ke dalam 7 chapter. Mulai dari Chapter Bandung Raya, Chapter Bekasi Raya, Chapter Bogor Raya, Chapter Depok Raya, Chapter Bumiraya (Sukabumi Cianjur), Chapter Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dan Chapter Purwasuka ( Purwakarta, Subang, Karawang ).

Selain diikuti para chapter dari Pengda Jabar, acara tersebut juga dihadiri oleh Pengda dan chapter hingga Pengurus Nasional. Wajar pula jikalau mereka mendapatkan perhatian khusus dan diakui oleh pihak PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Pada kesempatan serupa X-MOC juga ikut memeriahkan acara TASTETIVAL 2 yang diadakan oleh pihak Royal Sentul Park of LRT City. Tak lupa pula ada prosesi penyerahan donasi dari X-MOC Chapter Bekasi Raya untuk korban gempa dan tsunami di Donggala, Sulawesi Tengah.

Selanjutnya, X-MOC Pengda Jabar juga sudah dihadapkan dengan agenda Rapat Kerja Daerah untuk menentukan program kerja selama setahun. Selain itu, ada pula penggarapan Jambore Daerah sebagai rencana jangka panjang. [Ary/Ari]


Komentar