FIFGROUP di Yogyakarta Hadapi Tantangan Share this
Berita Motor
Mode baca

FIFGROUP di Yogyakarta Hadapi Tantangan

Indra Prabowo
pada 01 Desember 2019

YOGYAKARTA – Masyarakat Yogyakarta yang dikenal berkarakter alon-alon waton kelakon (pelan-pelan asalkan terwujud) dan ora ngoyo (tidak memaksakan diri) menjadi tantangan tersendiri bagi FIFGROUP.

Menurut perusahaan pembiataan dari kelompok PT Astra International ini, pembelian secara kredit sepedamotor baru (new motorcycle) hanya 40% dari total penjualan sepedamotor baru sekitar 9.000 unit per bulan di Yogyakarta,.

“Mungkin karena karakter ‘alon-alon waton kelakon’, sehingga mereka enggan beli motor secara kredit. Mereka sabar mengumpulkan uang untuk beli barang yang diinginkan .Nah, kami ingin geser secara perlahan sembari kami terus melakukan perbaikan layanan. FIFGROUP sendiri menguasai 60% dari pembelian motor secara kredit di Yogyakarta,” kata Vembri Darmawan, kepala cabang Yogyakarta 1 FIFGROUP.

Di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), PT Federal International Finance (FIFGROUP) memiliki 9 cabang: Palur; Yogyakarta 1, Yogyakarta  2, Yogyakarta 3, Solo, Temanggung, Banjarnegara, Kebumen, dan Magelang.

Cabang Yogyakarta 1 sendiri telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 265 miliar sepanjang Januari-Oktober 2019 atau naik 15,92% dari periode yang sama 2018 sebesar Rp 228 miliar.

Menurut Vembri pembiayaan sepedamotor baru dan bekas melalui brand FIFASTRA yang telah mencapai 5.931 unit dengan nilai Rp 48,5 miliar. SPEKTRA sebagai brand service FIFGROUP yang melayani pembiayaan perabot rumah tangga dan elektronik juga menunjukkan kinerja cukup baik dengan pembiayaan 11.584 unit atau setara dengan Rp 200 miliar.

Brand layanan FIFGROUP AMITRA yang melayani pembiayaan haji dan umroh mengukir pembiayaan Rp 1,9 miliar atau 88 unit. [Idr]

 


Komentar