F1 2018 Tidak Lagi Gunakan Umbrella Girls Share this
F1
Mode baca

F1 2018 Tidak Lagi Gunakan Umbrella Girls

Denny Basudewa
pada 05 Februari 2018

Foto: Gadis pendamping pembalap F1

PARIS – Pesona umbrella girls atau ‘Gadis Payung’ yang menemani pembalap di lintasan balap resmi dihilangkan pada F1 2018.

Liberty Media selaku pemegang saham F1 menunjukkan tajinya baru-baru ini. Hal tersebut terkait dengan adanya aturan baru yang menghilangkan, keberadaan gadis-gadis cantik pendamping pembalap dilintasan F1 2018.

Aturan baru mengenai keberadaan gadis pendamping pembalap, atau yang akrab disebut ‘Gadis Payung’ dikonfirmasi oleh Direktur Komersil F1, Sean Bratches. Dikatakan bahwa keberadaan para wanita berparas cantik di sirkuit tidak bermanfaat.

“Tahun lalu kami melihat sejumlah area yang kami rasa perlu diperbaharui, agar lebih selaras untuk olahraga ini. Sementara memperkerjakan para gadis dilintasan, telah menjadi menu utama dalam Grand Prix F1 selama beberapa dekade terakhir. Kami merasa hal ini tidak memberikan manfaat bagi nilai merek kami,” ujar Sean seperti dikutip Crash.net.

Dirinya mengatakan bahwa adanya gadis pendamping pembalap tidak sesuai untuk balapan di masa kini maupun masa lalu. Ia juga mengatakan bahwa hadirnya gadis-gadis nan cantik tersebut dianggap bertentangan dengan norma sosial modern.

Keputusan ini mendapat respon yang cukup besar dari banyak orang. Salah satunya Charlotte Gash yang berprofesi sebagai gadis pendamping. Menurutnya tidak sedikit yang merasa kecewa dengan keputusan tersebut, karena menjadikannya sebagai pemasukan utama.

“Saya tahu profesi seperti ini ada untuk membuat orang terlihat cantik. Tapi peran saya juga untuk berinteraksi dengan para penonton. Kami seakan menjadi iklan bagi para sponsor dan kami senang melakukan itu. Bahkan banyak dari kami yang menjadikannya sebagai pemasukan utama,” jelas Gash seperti dikutip BBC. [Dew/Ari]


Komentar