2016, Tahun Keberuntungan Jaguar Land Rover Share this
Berita Mobil
Mode baca

2016, Tahun Keberuntungan Jaguar Land Rover

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 10 Januari 2017

Foto: Jaguar Land Rover

LONDON - Di tengah isu Brexit dan kondisi perekonomian global dilanda krisis, catatan pertumbuhan penjualan Jaguar Land Rover memperlihatkan hasil positif.

Pada 2016, perusahaan otomotif asal Inggris Jaguar Land Rover (JLR) mampu mencetak rekor penjualan yaitu 583.312 unit. Sebagai perusahaan yang kini dimiliki oleh perusahaan otomotif India, JLR berharap bisa mengalami peningkatan penjualan hingga satu juta kendaraan per tahun akan segera tercapai.

Jaguar Land Rover mengumumkan, tahun ini penjualannya naik 20 persen dibanding tahun lalu, meskipun pertumbuhan otomotif menurun 12 persen (year-on-year).

Sejak dibeli Tata Motors pada 2008, JLR meningkatkan investasi dalam hal memprodusi mobil baru dan memperluas fasilitas produksi dengan mendirikan pabrik di China dan Brazil.

Alhasil untuk merek Jaguar saja, penjualannya naik 77 persen menjadi 148.730 unit pada 2016. Salah satu model paling laris adalah F-PACE yang diluncurkan tahun lalu. Menurut pihak JLR, Eropa adalah pasar terbesar bahkan hampir seperempat dari total penjualan.

Padahal saat itu, JLR agak ragu dampak Brexit bisa menghilangkan gairah konsumen membeli mobil-mobil asal Inggris. Hal ditakuti JLR adalah kehilangan konsumen-konsumen potensial di Benua Biru. Namun faktanya penjualan JLR terdongkrak naik. [Ikh]


Komentar