Test Ride Suzuki GSX-R150 Siap Terkam Honda CBR150R dan Yamaha R15 Share this
Review Motor
Mode baca

Test Ride Suzuki GSX-R150 Siap Terkam Honda CBR150R dan Yamaha R15

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 01 Februari 2017

Foto: Test Ride Suzuki GSX-R150 di Sirkuit Sentul

BOGOR - Ada yang masih beranggapan bahwa Suzuki tidak akan berani memasarkan motor sport fairing 150cc di Indonesia, di tengah gempuran all-new Honda CBR150R dan all-new Yamaha R15.

Itu dahulu dan tampaknya komentar Anda bisa ditahan, karena Suzuki telah menjawabnya dengan meluncurkan Suzuki GSX-150, mesin kapasitas 150cc.

Pengalaman pertama menguji coba performanya pun kami rasakan di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Suzuki mempersilakan kami menunggangi Suzuki GSX-R150 sebanyak empat putaran, sementara Suzuki GSX-S150 hanya menjadi produk display.

"Ada sesi lain untuk versi naked bike Suzuki GSX-S150," kata Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Departemen Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Test Ride Suzuki GSX-R150 Test Ride Suzuki GSX-R150 di Sirkuit Sentul

Suzuki sepertinya benar-benar berbenah dan menyuguhkan banyak fitur baru pada motor sport ini. Sebut saja fitur standar Key-Less Ignition System yang diklaim pertama di kelasnya. Celah kosong ini yang dimanfaatkan oleh Suzuki. Dan itu belum termasuk lampu depan LED, speedometer LCD dan Easy Start System, di mana fitur ini berguna untuk memudahkan menyalakan mesin sepedamotor rakitan Tambun, Bekasi.

Jika melihat desain Suzuki GSX-R150 tak ubahnya rival-rivalnya yang lebih dahulu meramaikan pasar kuda besi dalam negeri kelas 150cc. Secara mendasar Suzuki GSX-R150 terinspirasi GSX-R Series, umumnya bermesin di atas 500cc dengan tradisi motor sport performa tinggi yang mengusung kecanggihan teknologi.

Suzuki sendiri mempertahankan filosofi terbaik dalam mengembangkan GSX-R150. Tujuannya untuk menggaet konsumen lebih banyak di segmen ini. Contohnya, menyuguhkan fitur baru Key-Less Ignition System.

Test Ride Suzuki GSX-R150 Test Ride Suzuki GSX-R150 di Sirkuit Sentul

Fitur ini sangat mudah digunakan, namun syaratnya pengendara harus memegang anak kunci yang telah didesian khusus. Caranya dengan mencolokkan anak kunci, tekan dan putar ke kanan sampai lampu biru menyala. Tanpa kunci itu, jangan harap mesin DOHC 150cc bisa menyala.

Pandangan Otospirit.com, Suzuki GSX-R150 menampilkan panel instrumen digital memberikan berbagai informasi seperti gear position, water temperature, speed, RPM, jam dan kondisi tangki BBM.

Test Ride Suzuki GSX-R150 Test Ride Suzuki GSX-R150 di Sirkuit Sentul

Jujur kami suka desain agresif Suzuki GSX-R150. Desainnya tidak terlalu rumit, lekuk body-nya tegas dan tidak terkesan murahan meski dirakit di Bekasi. Sentuhan tangan dingin para desainer Suzuki sukses membuat kami berdecak kagum terhadap motor ini. Tapi sayangnya rumah lampu utama motor ini terlihat kaku dan tidak senada dengan fairing dan windshield-nya. Menurut kami, Suzuki harus meredesain bagian untuk mendapat pujian konsumen.

Suzuki GSX-R150 menyuguhkan jok terpisah dan bertingkat, seperti para pesaingnya. Kondisi ini tentu memudahkan rider mendapatkan posisi nyaman dengan agak memundurkan bokong ke belakang ketika motor bergerak pada kecepatan tinggi di Sirkuit Sentul.

Kali pertama duduk di joknya adalah berkesan sporty. Desain tangki tidak terlalu besar sehingga memudahkan menjangkau batang kemudi. Memang agak menunduk, namun itu lah DNA motor sport. Posisi berkendara juga tidak terlalu bertumpu pada kedua tangan, artinya relatif nyaman melakukan pengendaraan di perkotaan. Kendati demikian, untuk tinggi badan 168 cm duduk di atas motor dengan tinggi jok 785mm rasanya harus jengket (jinjit).

Test Ride Suzuki GSX-R150 Test Ride Suzuki GSX-R150 di Sirkuit Sentul

First impression, mesin dan akselerasi awal sangat halus, perpindahan gear 1-2-3-4-5 sangat mulus tidak ada hentakan. Hanya butuh satu putaran untuk mengetahui karakter Suzuki GSX-R150. Tiga putaran lain, kami pacu motor ini dengan maksimal.

Alhasil, dengan panjang 2.020mm, lebar 700mm dan tinggi tinggi 1.075mm, Suzuki GSX-R150 mudah dijinakkan. Menggauli di Sirkuit Sentul, kami mampu mencapai kecepatan 138 kpj di lintasan lurus. Suzuki GSX-R150 didesain cukup ramping menjadi faktor penentu motor bisa melesat cepat.

Kaki-kaki Suzuki GSX-R150 dijejali cakram depan berdiameter 290mm berpadu dengan dua kaliper piston. Lingkar roda belakang dilengkapi cakram berdiameter 187 mm diapit satu piston kaliper.

Selama pengujian, sepedamotor dikencani ban Racing IRC Fasti 1 (ban Slick) yang meningkatkan percaya diri untuk masuk dan keluar tikungan dengan kecepatan tinggi di samping karakter suspensi telah mendapat seting untuk menghasilkan handling terbaik.

Test Ride Suzuki GSX-R150 Test Ride Suzuki GSX-R150 di Sirkuit Sentul

Keunggulan lain motor ini dari tenaga mesin pada putaran mesin tinggi yaitu 18,9 hp pada 11.000 rpm, torsi sebesar 13,9 Nm per 8.500 rpm. Selama tiga putaran, kami tidak berhasil menggapai 6-speed. Artinya napas mesin cukup panjang hingga hanya sampai 5-speed saja.

Menurut kami, Suzuki GSX-R150 bisa mengubah citra Suzuki yang sebelumnya merasa "ketakutan" terjun ke segmen motor sport fairing 150cc. Desain keren, ditopang fitur canggih, harga kompetitif menjadikan motor ini layak untuk dibeli.

Di Indonesia, motor sport Suzuki GSX-R150 dijual Rp 27.9 juta. Ini harga sementara hanya dalam hitungan bulan. Tiba saatnya naik harga, mungkin kisaran Rp 5 juta, harga aslinya masih masuk akal dengan kualitas yang didapat. [Ikh]


Komentar