Skutik Rakitan Cibitung Ini Rentan Minum BBM Premium Share this
Motor Baru
Mode baca

Skutik Rakitan Cibitung Ini Rentan Minum BBM Premium

Denny Basudewa
pada 13 Juni 2016

Foto: SYM Maxsym 600i ABS rakitan Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.

JAKARTA - Setelah membahas harga dan spesifikasi SYM Maxsym 600i ABS kini giliran mencari tahu asal usulnya skutik bongsor dibanderol Rp 141,8 juta (on-the-road Jakarta). Skutik asal Taiwan ini didesain mengikuti tren yang sedang digemari kalangan muda Indonesia saat ini, dengan rentan usia 25-40 tahun.

Tidak hanya menarik dari segi desain dan teknologi, skutik ini ternyata dirakit di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Skutik ini dirakit oleh PT Sanyang Industri Indonesia di Kawasan Industri MM 2100.

Prosesnya adalah sepedamotor dengan mesin 600cc ini didatangkan dari Taiwan ke Indonesia dalam bentuk CKD (Completely Knock down), dan kemudian dirakit di daerah Cibitung.

Wilianto, Managing Director SII menegaskan, meski rakitan lokal, namun pabrikan menjamin kualitas SYM Maxsym 600i ABS tidak berkurang.

"Suku cadang untuk SYM Maxsym 600i ABS juga sudah tersedia. Kami menargetkan penjualan 60 unit di bulan pertama," kata Wilianto di Jakarta. Keyakinan ini karena melihat kesuksesan SYM GTS 250 yang terjual sebanyak 50 unit per bulan di Tanah Air.

Di satu sisi, Wilianto tidak menyarankan skutik ini menggunakan bensin premium. Jika dipaksakan maka maintenance (perawatan) akan lebih sering, dan sistem injector yang tersimpan akan cepat rusak.

SYM Maxsym 600i ABS dijejali mesin 565cc 1-silinder memuntahkan tenaga 41,2 hp pada 6500 rpm. Torsinya sendiri 43,2 Nm pada 5500 rpm. Mesin ini standar Euro3. Sejumlah fitur dibawa oleh SYM Maxsym 600i ABS demi meningkatkan kenyamanan berkendara berupa ABS Double Hydraulic Disc brake, panel indikator analog/digital, dan plug charger.

Ground clearance-nya cukup tinggi, sedangkan jarak terendah kendaraan dengan tanah mencapai 132 mm. [Dew/Ikh]


Komentar