Situs Resmi Protera Protection Wadah Konsumen Mencari Informasi Share this
Berita Mobil
Mode baca

Situs Resmi Protera Protection Wadah Konsumen Mencari Informasi

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 13 Agustus 2017

Foto: Hendrik Susilo, Marketing Manager PT Terang Parts (Foto: Ikhsan)

TANGERANG - Tren digitalisasi di Indonesia meningkat pesat. Pengguna internet di Indonesia pada 2017 telah mencapai angka 135 juta. Seiring dengan perkembangan teknologi dan digitilisasi, Protera Protection meresmikan situs resmi www.proteraprotection.com.

Situs resmi ini diluncurkan di booth Protera Protection GIIAS 2017, Pre Function Hall 8, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD. Situs itu kini menjadi wadah konsumen dalam mendapatkan informasi dan layanan PT Terang Parts Indonesia selaku distributor Protera Protection di Indonesia.

Hendrik Susilo, Marketing Manager PT Terang Parts menegaskan, kehadiran situs resmi Protera Protection kian mempermudah konsumen mencari informasi dan ragam layanan tanpa harus datangi langsung outlet Protera.

"Situs ini menjadi wadah bagi kami terhubungn dengan semua pihak yang berperan langsung maupun tidak langsung dengan jasa layanan pencegah dan perlindungan terhadap warna kendaraan. www.proteraprotection.com diharapkan menjadi sumber informasi yang kredibel atas kebutuhan pelanggan Protera Protection," kata Hendrik.

Ke depan, Protera Protection tidak hanya hadir di jalan Panjang no 48, Jakarta. Industri pendukung otomotif juga akan hadir di Medan dan Surabaya dengan konsep "rumah tumbuh" baru yang menyediakan produk perlindungan cat dan antikarat untuk kendaraan.

Pendirian dua workshop di luar Jakarta tersebut sebagai jawaban tumbuhnya bisnis Protera Protection dalam waktu satu tahun terakhir. Hendrik menjelaskan, bisnis retail cukup menjanjikan dan mencatat pertumbuhan signifikan.

"Pertumbuhan pasar cukup baik, Jadi karena pasar cukup baik karena itu kami melakukan inovasi dan memasarkan Protera Protection di luar Jakarta. GIIAS tahun lalu kami hanya perkenalan saja. Dan sejak itu pertumbuhan bisnis antara retail dan fleet sebanyak 50:50," tutup Hendrik. [Ikh]


Komentar