MINI Plug-in Hybrid Menawarkan Teknologi Canggih Share this

MINI Plug-in Hybrid Menawarkan Teknologi Canggih

Amos Arya
oleh Amos Arya
pada 18 Oktober 2016

Foto: Peter Wolf selaku Head of MINI terkesiman dengan MINI Plug-in Hybrid

MUNICH - Pengembangan MINI berteknologi plug-in hybrid telah mencapai tahap akhir dan dipastikan akan meluncur sebelum 2020.

Mobil ini merupakan sebuah lembaran baru bagi MINI dan merupakan produk pertama dengan menggunakan teknologi plug-in hybrid. MINI menjanjikan mobilnya ramah lingkungan dan dapat memberikan kenyamanan dan pengalaman baru dari mobil penumpang hybrid.

Menggabungkan konsep 'driving fun' dengan zero emission, MINI memastikan kualitas mobil baru tersebut tak kalah dengan mobil plug-in hybrid yang telah beredar di jalan.

"Melalui mobil ini, kami ingin meyakinkan konsumen MINI mengenai keuntungan dari kendaraan hybrid dan membuat semua orang terkesan dengan pengalaman mengemudi mobil hybrid dengan nuansa unik layaknya mengendarai go-kart," tutur Sebastian Mackensen, Head of MINI Brand Management.

Peter Wolf selaku Head of MINI Series Management menjanjikan, mobil plug-in hybrid ini tidak hanya fokus pada efesiensi saja melainkan juga tetap mengusung konsep 'driving fun'.

Ubahan desain pada cockpit tidak terlalu banyak di banding MINI yang hanya menggunakan mesin bakar, antara lain adanya lampu indikator berwarna kuning pada start/stop button serta adanya power display pada lingkar kemudi.

Motor listriknya akan mengeluarkan torsi besar guna menciptakan akselerasi maksmimal. Tersedia 2 mode mengemudi yaitu AUTO eDrive dan MAX eDrive. Kedua mode ini memiliki pengaruh sangat besar untuk memaksimalkan pengendaraan.

Pada mode AUTO eDrive mobil dapat melaju hingga 80 kpj dan pada mode MAX eDRIVE dapat melaju hingga 125 kpj, sebelum mesin bakar bekerja. Kedua mode tersebut telah disesuaikan dengan peraturan keselamatan berkendara di perkotaan.

Keunggulan lain dari model ini yaitu kemampuan motor listrik dalam memberikan tenaga ke roda belakang dan hasil dari mesin bakar ke roda depan.

Dengan adanya sistem managemen energi pintar, memberikan peluang besar bagi mesin bakar dan motor listrik untuk bekerja secara maksimal dan efesien. Fitur standar yang akan digunakan adalah Dynamic Stability Control (DSC).

Selama proses pengujian, Sebastian Mackensen dan Perter Wolf merasa sangat kagum dengan performa akselerasi mobil ini. Masih belum diketahui secara pasti kapan mobil plug-in hybrid ini mulai dikenalkan dan dipasarkan di dunia. [Amo/Ikh]


Komentar