Daimler dan Geely Bikin Usaha Penyewaan Mobil Bersama Share this
Berita Mobil
Mode baca

Daimler dan Geely Bikin Usaha Penyewaan Mobil Bersama

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 25 Oktober 2018

STUTTGART - Usaha patungan bersama Daimler Mobility Services dan Geely Group Company ini merupakan bentuk ekspansi guna memenuhi layanan mobilitas masyarakat di China dengan mobil-mobil premium mereka.

Kedua perusahaan ini akhirnya memutuskan untuk bekerja sama demi memperluas bisnis mereka, khususnya dalam hal penyediaan transportasi dan menempatkan markas utama di bilangan Hangzhou. Menariknya, Daimler akan menurunkan jajaran model premiumnya seperti Mercedes-Benz S-Class, E-Class dan V-Class bahkan Maybach.

Sedangkan Geely disebutkan bakal menyajikan mobil listrik mewah mereka untuk dinikmati pelanggan. Bagi pihak Daimler, keputusan menggandeng Geely merupakan keputusan tepat jika dilihat dari prestasi mereka di bidang pelayanan jasa ini.

"Kami telah menemukan mitra yang sangat baik untuk memperluas layanan mobilitas kami di China. Usaha patungan akan memainkan peran penting karena kami terus memperbesar portofolio dan keberadaan global kami dan memantapkan posisi kami yang kuat di pasar mobilitas," jelas Klaus Entenmann, CEO Daimler Financial Services AG.

Daimler & Geely Joint Venture Fleet

Geely Holding tercatat sudah mempunyai CaoCao dengan lebih dari 17 juta pengguna. Mereka juga memiliki lebih dari 29 ribu kendaraan listrik murni yang beredar di 28 kota di China setiap harinya.

Sedangkan Daimler Mobility Services juga menawarkan layanan serupa berbasis aplikasi. Mulai dari car2go, moovel serta mytaxi / Intelligent Apps yang sudah menyumbangkan 26 juta konsumen. Khusus untuk layanan car-sharing, Daimler menyediakan kendaraan dari stasiun ke lokasi lebih dari 470 ribu pelanggan di China.

"Pengembangan layanan ini (join venture) merupakan bagian dari transformasi kami dari produsen kendaraan menjadi kelompok teknologi otomotif global. Apalagi dua perusahaan sudah punya layanan tersebut," sahut An Conghui, Presiden Geely Holding usai menandatangani MoU di markas Daimler AG di Stuttgat, Jerman (24/10).

Tentu saja kerjasama Daimler dan Geely tidak terbatas pada penyediaan unit mobil saja. Mereka juga sudah sepakat untuk mengembangkan bisnisnya denga mencau pada empat pilar utama yaitu Connected, Autonomous, Shared & Service dan Electric Drive. Artinya, ke depan akan ada sajian mobil-mobil otonom. [Ary/Ari]


Komentar