5 Cara Mengendarai Motor Bagi Pemula (Bag. 1) Share this
Tips
Mode baca

5 Cara Mengendarai Motor Bagi Pemula (Bag. 1)

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 30 Agustus 2016

Foto: Mengendarai motor harus dilengkapi ilmu pengetahuan cukup guna meningkatkan keselamatan

JAKARTA - Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) mengumumkan data bahwa pengendara motor 30 kali lebih besar meninggal karena kecelakaan daripada pengendara mobil. Dan hampir separuhnya meninggal akibat kecelakaan tunggal.

Dilansir consumerreports.org menurut IIHS, 48 persen kematian pada 2010 karena memacu kendaraan di atas batas maksimal dan 42 persen di bawah pengaruh alkohol. Fakta-fakta ini sangat menyedihkan mengingat pengendara motor banyak mati di usia muda.

Untuk itu Anda sebagai orangtua harus aware terhadap masalah ini. Jangan biarkan anak Anda mengendari motor sebelum batas usia yang sudah ditetapkan. Dan ketika sudah menginjak usia cukup, bekali mereka dengan ilmu pengetahuan cara mengendarai motor yang baik dan benar.

Berikut beberapa tips untuk membantu Anda agar tetap aman mengendarai kuda besi:

1. Jangan Beli Motor yang Tak Bisa Dikendarai

Usahakan membeli motor yang cocok untuk Anda. Perhatikan posisi jok. Ketika duduk, posisi Anda harus nyaman dan dengan mudah kedua telapak kaki menempel di aspal tanpa harus berjinjit.

Setang juga harus mudah dijangkau oleh pengendara. Selain itu pilih model motor yang sesuai bagi Anda agar bisa menyesuaikan kondisi lalu lintas. Mungkin Anda ingin

membeli motor ukuran besar dengan mesin 800cc namun ketika digunakan tidak sesuai bahkan merepotkan. Lebih baik tinggalkan dan cari yang lebih mudah dikendarai.

2. Pilih Motor yang Dilengkapi Sistem Keselamatan Tinggi

Sejumlah motor dilengkapi sistem rem ABS (Anti-lock Braking System). Data IIHS menunjukkan bahwa sepedamotor yang dilengkapi dengan rem ABS adalah 37 persen lebih kecil kemungkinannya untuk terlibat dalam kecelakaan fatal dibandingkan sepedamotor tanpa sistem rem canggih itu.

Memang sepedamotor yang dilengkapi sistem keselamatan ini dibanderol lebih mahal namun lihat manfaatnya bagi keselamatan Anda.

3. Mengasah Kemampuan Mengendarai Motor

Jika ada waktu sebelum membeli motor sebaiknya Anda ikuti kuliah singkat cara mengendarai motor yang baik dan benar. Teknik-teknik ini Ini sangat penting ketika Anda

menghadapi kesulitan di jalanan. Di sejumlah negara sertifikat keselamatan sebagai syarat untuk mendapatkan SIM (surat izin mengemudi). Bisa dilihat betapa pentingnya kursus mengendarai secara individual tersebut.

4. Gunakan Helm

Jangan biarkan kepala Anda dalam kondisi tanpa pelindung. Tanpa helm risiko kematian sangat besar. Pengendara motor tanpa helm 40 persen lebih besar menderita cedera kepala fatal ketika kecelakaan terjadi dan tiga kali lebih mungkin untuk menderita cedera otak daripada menggunakan helm.

Dan ini terbukti ketika negara bagian Amerika Serikat, Texas dan Arkansas mencabut UU mengharuskan penggunaan helm, hasilnya 21 persen kematian akibat kecelakaan sepedamotor tidak menggunakan helm. Gunakan helm yang sudah disertifikasi kekuatannya, jangan asal mahal dan gaya tapi tidak mumpuni melindungi kepala.

5. Gunakan Safety Gear

Sebaiknya gunakan selalu safety gear atau perlengkapan aman dan nyaman dalam berkendara sepedamotor seperti celana panjang, jaket, T-shirt, sepatu, glove dan helm.

Tidak perlu berharga mahal, asal perlengkapan memadai dan bisa melindungi tubuh Anda. Sebaiknya gunakan perlengkapan ini setiap Anda melakukan aktivitas berkendara motor.

Sebagai tambahan pada helm, jika bisa belilah helm yang dilengkapi sunvisor atau kenakan kacamata hitam saat berkendara pada siang hari. Saran lain adalah gunakan jaket berwarna-warni ketika melakukan aktivitas riding pada malam hari. Tujuannya agar terlihat oleh pengguna jalan lain. [Ikh]


Komentar