Zarco Cibir Rekan-rekan Setimnya Tidak Kompetitif Share this
MotoGP
Mode baca

Zarco Cibir Rekan-rekan Setimnya Tidak Kompetitif

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 17 Februari 2018

BURIRAM - Johann Zarco menganggap Jonas Folger tetap paling kompetitif dibanding pembalap-pembalap lain yang dipakai tim Yamaha Tech3.

Zarco sepertinya sangat menikmati kebersamaannya bersama Folger di MotoGP 2017. Sama-sama datang sebagai rookie, mereka memperlihatkan persaingannya, walau pun Zarco lebih unggul dari rekan setimnya itu.

Harapan Folger untuk tampil penuh musim 2018 terhambat cedera. Hal ini memaksa Yamaha Tech3 menggunakan jasa pembalap pengganti seperti Kohta Nozane dan Michael van der Mark.

Hingga akhirnya Folger diumumkan tidak balapan musim ini, Yamaha Tech3 belum juga mencari penggantinya. Di tes pramusim MotoGP 2018 saja mereka menggunakan masih memakai test rider. Yonny Hernandez di Sepang dan yang terbaru adalah Hafizh Syahrin di Thailand.

Keadaan ini nyatanya berdampak pada Zarco. Dia merasa kondisi di dalam tim menjadi rumit.

"Kami punya banyak pembalap berbeda dan mereka tidak membalap dengan motor MotoGP. Bagi saya, seperti tidak ada kompetisi dengan rekan setim," ujar Zarco.

Zarco menyebut kesulitan terbesar dan terberat ada pada mekanik. Sulit bagi mereka mendapatkan motivasi untuk membangun motor yang bagus setiap saat. Para mekanik juga harus melakukannya lagi ketika pembalap itu terjatuh.

Tapi, Zarco menyebut tugas itu harus tetap dilakukan meskipun sulit. Dia menambahkan pasti hasilnya akan berbeda ketika hubungan antara mekanik dan pembalap baik.

"Folger kompetitif dan dia bisa membuat saya untuk bisa lebih cepat lagi. Tapi, buat saya tidak masalah (berganti-ganti pembalap) karena saya tahu apa yang harus dilakukan," ucap pembalap asal Perancis itu.

Di tes pramusim MotoGP Thailand, Yamaha Tech3 menunjuk Hafiz Syahrin untuk melahap Chang International Circuit, Buriram. Pembalap Malaysia itu akan belajar langsung dari Zarco. Tapi, rookie terbaik MotoGP 2017 itu sepertinya akan fokus dengan dirinya sendiri saja.

"Syahrin menyebut akan belajar dari saya. Saya bilang tentu saja, kamu adalah pria pintar dan akan merasa nyaman dengan motornya. Dia masih muda dan belum punya pengalaman di MotoGP. Tapi, dari caranya balapan, mungkin akan lebih baik. Akan tetapi, hal terpenting adalah menjaga motor dan trek dalam waktu bersamaan," tutup Zarco. [Ary/Ari]


Komentar