Yamaha NMax Matte Black Laris, Produksi Ditambah Share this
Berita Motor
Mode baca

Yamaha NMax Matte Black Laris, Produksi Ditambah

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 16 Maret 2018

JAKARTA - Yamaha NMax berwarna matte black ini ternyata primadona dan menjadi incaran konsumen Tanah Air. Bahkan, peminat yang menginginkannya harus inden.

Seperti diketahui, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) baru saja meraup penjualan signifikan dari Yamaha NMax. Di bulan Januari-Februari 2018, skutik 155 cc ini terjual sebanyak 62.446 unit.

Namun, ternyata konsumen lebih menggemari Yamaha NMax warna matte black ini. Padahal, Yamaha Indonesia menyediakan tiga pilihan warna lain yaitu Blue, matte grey dan white.

"Di luar perkiraan kami bahwa warna hitam ini banyak diminati. Setelah kami survey, ternyata konsumen menyukai perpaduan warna body dengan velg gold," kata Eddy Ang, Deputy GM PT YIMM kepada Otospirit.com

Menurutnya, konsumen tidak hanya suka kombinasinya. Tapi, mereka juga tahu kalau cat gold tersebut materialnya bagus. Sebenarnya, unit berwarna matte grey yang juga mengkomobinasikan warna gold juga banyak. Namun, warna matte black masih favorit.

"Permintaan untuk unit warna hitam saat ini paling banyak dan hampir merata di seluruh Indonesia. Makanya, konsumen yang sudah memesan harus inden," lanjut Eddy.

Eddy mengatakan Yamaha Indonesia akan coba memenuhi permintaan tersebut. Salah satunya adalah menambah produksi, khususnya untuk warna matte black.

"Saat ini kapasitas produksi Yamaha NMax sudah 35 ribu dan kami akan coba penuhi permintaan itu pada April 2018. Itu merupakan salah satu cara kami menjaga kepercayaan konsumen," terang Eddy lagi.

Ditambahkannya, dengan memperhatikan kualitas produk, masyarakat maupun konsumen akan bangga menggunakan Yamaha NMax dan Maxi Series Yamaha.

"Ini penting bagi Yamaha dan menanggapi penjualan NMax di awal 2018. Kami sangat mengapresiasi para pengguna NMax dan Maxi riders yang sudah mempercayai produk ini dan ikut serta dalam kegiatan Yamaha baik turing maupun CSR," tutup Eddy.[Ary/Ari]


Komentar