Yamaha Niken Ditelanjangi untuk Pelajari Anatominya Share this

Yamaha Niken Ditelanjangi untuk Pelajari Anatominya

Denny Basudewa
pada 10 Juni 2018

Foto: Yamaha Niken (Foto : asphaltandrubber.com)

TOKYO – Yamaha Niken merupakan sepedamotor roda tiga dengan tampilan unik. Kuda besi asal Jepang ini ‘ditelanjangi’ untuk mengetahui isi di dalamnya.

Yamaha Niken hadir sebagai terobosan baru di dunia otomotif khususnya roda dua. Dengan menggunakan basis mesin MT-09, para insinyur pabrikan berlambang Garpu Tala ini mengembangkan sepedamotor berdesain radikal.

Bagaimana tidak, sepedamotor yang menggunakan dua ban depan saja sudah tidak lazim. Lebih jauh kedua ban ditopang menggunakan empat buah tabung suspensi, kemudian diikat dengan besi (front-end) berbentuk jajaran genjang yang rumit. Sementara untuk bagian belakang, Yamaha Niken menggunakan ban 17” dengan desain swingarm pada umumnya.

Pemilihan lingkar roda 15” sendiri mempunyai maksud tersendiri. Hal ini dilakukan agar bagian depan motor tidak terlalu tinggi dan memudahkan dalam manuver. Langkah selanjutnya yang terbilang sulit adalah penentuan ban berdiameter 15” untuk motor jenis sport. Akhirnya pilihan jatuh pada Bridgestone Battlax Adventure A41.

Ban dengan ukuran ini dianggap paling mumpuni dalam menjaga traksi dengan aspal. Diameter tersebut juga membuat pengendalian kendaraan lebih lincah dan radius putar lebih besar. Penggunaan ban lebih kecil juga berdampak pada kontak lebih condong pada bagian depan.

Yamaha Niken dikatakan mampu menikung dengan tingkat kemiringan 45 derajat. Lebih dari itu, salah satu roda depan akan mulai kehilangan traksi, namun roda satunya lagi bertugas untuk menyeimbangkannya.

Melalui Yamaha Niken, pabrikan sepedamotor yang identik dengan warna biru tersebut, berhasil menciptakan sistem baru pada sepedamotor roda tiga yang berbeda dari Piaggio. Seperti diketahui selama ini brand asal Italia tersebut, memegang paten atas teknologi kaki-kaki dari sepedamotor roda tiganya yakni MP3. [Dew/Ari]

Lebih lanjut di Otospirit
Yamaha Niken Ditelanjangi untuk Pelajari Anatominya


Komentar