Yamaha Mulai Serius Tangani Motor Rossi Share this
MotoGP
Mode baca

Yamaha Mulai Serius Tangani Motor Rossi

Denny Basudewa
pada 23 Agustus 2018

Foto: Valentino Rossi

SAN MARINO – Valentino Rossi dan Maverick Vinales menjalani sesi tes privat di Misano baru-baru ini dengan mencoba beberapa amunisi baru.

Seperti diketahui bahwa sudah satu tahun lebih Yamaha tidak memenangkan balapan di MotoGP. Rossi terakhir kali memenangkan balapan pada MotoGP Assen 2017. Sementara Vinales lebih lama lagi sudah tidak merasakan manisnya berdiri di posium teratas.

Usai menjalani balapan yang cukup buruk di MotoGP Austria 2018, Yamaha meminta maaf kepada para pembalapnya. Masalah pada elektronik membuat pabrikan berlambang Garpu Tala tersebut menderita hampir di semua trek.

Guna mengatasinya, Yamaha mendatangkan mantan insinyur Ducati Michael Gadda dari tim Superbike Yamaha. Mekanik asal Italia tersebut merupakan lulusan dari jurusan Teknik Elektro di Politeknik Milan, Italia.

Gadda pernah bekerja di BMW untuk Marco Melandri bersama kepala mekanik Silvano Galbusra (kepala mekanik Rossi saat ini) pada 2011. Ia kemudian pindah ke Ducati pada 2013 dan menjadi anak buah dari Gigi Dall’igna di Ducati Corse.

Gadda kembali ke Yamaha pada 2017 dan menjadi tokoh kunci pengembangan YZF-R1M di World Superbike (WSBK). Dirinya merupakan sosok penting dari kesuksesan Michael van der Mark dan Alex Lowes di kejuaraan WSBK.

Langkah ini dilakukan setelah para pembalap pabrikan Yamaha berkali-kali melakukan protes. Rossi bahkan mengatakan frustasi jika Yamaha tidak juga membereskan masalah hingga akhir musim. Sistem elektronik menjadi salah satu sumber masalah mereka saat ini.

“Ini sangat membuat frustasi pada akhir musim jika performa kami tidak kunjung membaik. Bagi kami penting mengetahui sejauh mana ambisi Yamaha untuk kembali menang,” ucap Rossi pada sesi tes privat di Misano. [Dew/Ari]


Komentar