Yamaha Akui Kalah Cepat dari Honda dan Ducati Share this
MotoGP
Mode baca

Yamaha Akui Kalah Cepat dari Honda dan Ducati

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 13 Agustus 2018

SPIELBERG - Yamaha tak mau menunggu waktu lagi untuk mengembangkan Yamaha YZR-M1 dan mereka akan melakukan pengujian usai MotoGP Silverstone, Inggris.

Dua pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales tak mampu berbicara banyak saat melakoni laga di MotoGP Austria, akhir pekan lalu. Pihak Yamaha mengaku kelemahan pada motor menjadi penyebab keduanya tidak maksimal melahap Sirkuit Red Bull Ring.

Padahal, Rossi punya peluang untuk naik podium di Austria karena bisa menyelesaikan balapan di posisi keenam. Hanya saja, posisinya untuk bersaing dengan Jorge Lorenzo, Marc Marquez maupun Andrea Dovizioso terlalu jauh karena pembalap Italia ini harus memulainya dari grid ke-14.

Pihak tim menyadari bahwa mereka tertinggal dari Honda dan Ducati. Lin Jarvis, Managing Director Movistar Yamaha menyatakan bahwa mereka harus bergegas melakukan perbaikan.

"Saya memang bukan insinyur, jadi tidak bisa membicarakan fakta (kekurangan Yamaha YZR-M1) secara lengkap. Tapi, kami jelas tertinggal dari Honda dan Ducati. Makanya, kami akan melakukan pengujian di Misano (Italia) dan Aragon (Spanyol) setelah MotoGP Silverstone," kata Jarvis.

Menurutnya, mereka tidak bisa bersabar lagi demi memulihkan kesenjangan tersebut. Meskipun, Jarvis menyadari Yamaha melakukan kesalahan dalam menerapkan setup motor untuk Rossi maupun Vinales.

"Kami meremehkan perangkat lunak ECU dan mengambil cara yang salah, ini harus diperbaiki karena kami ingin menang lagi tahun ini. Mungkin dengan investasi lebih banyak karena kami punya insinyur terbaik. Kami sudah beberapa kali melewati masa-masa sulit dan selalu bisa mengelolanya untuk kembali ke atas. Kami akan melakukannya lagi," tutup Jarvis. [Ary/Ari]


Komentar