Waze Tambah Fitur Baru untuk Pecinta Otomotif Share this
Gadget
Mode baca

Waze Tambah Fitur Baru untuk Pecinta Otomotif

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 29 Maret 2018

JAKARTA - Aplikasi Waze menambah fitur khusus untuk pecinta otomotif di Tanah Air.

Waze sebagai sebuah aplikasi berbasis komunitas sudah digunakan oleh 100 juta pengendara aktif setiap bulannya. Tujuannya adalah memanfaatkan fitur yang disediakan, terutama menjangkau destinasi tertentu dengan waktu lebih efisien.

Seiring perkembangannya, Waze yang merupakan bagian dari Google ini terus berinovasi. Mulai dari menemukan jalan pintas hingga fitur interaktif untuk penggunanya.

Tahun ini, mereka pun kembali menambahkan hal baru yaitu Waze for Brands. Adanya fitur ini bertujuan memudahkan akses informasi bagi pengguna Waze agar bisa mengetahui aktivitas brand tertentu.

Menurut KK Kumar, Waze APAC Regional Manager, ini merupakan komitmen Waze dalam mengembangkan pasar. Platform ini juga memperkuat keterlibatan Waze lebih dari sekedar navigasi saja.

"Kami menciptakan pengalaman yang lebih personal antara pengguna dan brand," katanya di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (28/3/2018).

Waze for Brands Indonesia

Lebih lanjut, Marlin R Siahaan selaku Country Manager Waze di Indonesia menjelaskan seperti apa penyajian yang ditawarkan kepada pengguna Waze.

"Setiap brand yang beriklan akan memiliki pin di daerah tertentu. Jika Anda mengklik, maka akan muncul promo yang disediakan oleh brand tersebut. Kemudian, Waze juga menyediakan layanan "Drive There" untuk bisa menuju ke lokasinya," ujar Marlin.

Menariknya, Waze tetap memperhatikan unsur keselamatan di mana promo dari brand muncul ketika posisi kendaraan dalam keadaan berhenti. Saat ini, pihak Waze sudah menjalin kerjasama dengan brand otomotif seperti Toyota dan pendukungnya yaitu Shell.

Menurut Marlin, Waze for Brand ini akan sangat membantu khususnya memasuki bulan Ramadhan atau menjelang hari Raya Idul Fitri di mana kegiatan mudik selalu menjadi rutinitas masyarakat di Indonesia. Dan untuk diketahui, layanan ini sebelumnya sudah berjalan di beberapa negara yakni Malaysia, Singapura dan Filipina.[Ary/Ari]


Komentar