VW Group Kian Gencar “Main Listrik” Share this
Berita Mobil
Mode baca

VW Group Kian Gencar “Main Listrik”

Denny Basudewa
pada 14 Maret 2018

Foto: Matthias Müller, CEO VW AG, dan Frank Witter, Member of the Board of Management of VW AG, di depan SEDRIC

BERLIN – Volkswagen Group mulai bertransformasi untuk menjadi manufaktur kendaraan listrik skala besar pada 2022.

Hal ini diungkapkan oleh Matthias Muller selaku CEO Volkswagen AG dalam kesempatan Annual Media Conference di Berlin, Jerman. Hingga saat ini mereka telah memiliki tiga pabrik yang mobil listrik. Dalam dua tahun ke depan, rencana produksi kendaraan listrik akan bertambah sebanyak sembilan pabrik.

Dikatakannya bahwa targetnya adalah pada 2022 mendatang, 16 pabrik Volkswagen Group sudah menjadi produsen mobil listrik. Kerjasama dengan produsen baterai untuk pasar Eropa dan China juga sudah dilakukan.

“Selama beberapa bulan terakhir, kami telah mulai menerapkan Roadmap E dengan kecepatan dan ketepatan yang diperlukan,” ungkap Muller di Berlin.

Menurutnya ketika Roadmap E dijalankan, Volkswagen Group berencana untuk memproduksi tiga juta kendaraan listrik setiap tahunnya pada 2025. Mereka juga berencana memasarkan 80 model kendaraan listrik baru.

Inovasi produk-produk masa depan Volkswagen Group sendiri sudah dipamerkan pada Geneva Motor Show 2018 seperti Audi e-tron, Porsche Mission E dan I.D Vizzion. Kendaraan-kendaraan dengan tampilan futuristik tersebut tampil mengagumkan.

“Mulai tahun depan (2019), akan lahir 1 mobil listrik baru setiap bulannya. Ini adalah cara kami menawarkan armada kendaraan listrik terbesar di dunia, melalui semua merek dan wilayah kami, hanya dalam waktu beberapa tahun saja,” jelas Muller.

Dengan mencanangkan strategi untuk lebih gencar “main listrik” di masa mendatang, bukan berarti Volkswagen Group meninggalkan mobil konvensional. Mesin diesel modern dikatakan merupakan solusi dari masalah yang dialami selama ini (diesel gate).

“Kami melakukan investasi besar-besaran dalam mobilitas masa depan. Tapi kami tidak mengabaikan teknologi dan kendaraan terkini. Karena kendaraan konvensional akan memainkan peranan penting hingga beberapa dekade mendatang,” ucap Muller.

Dirinya menjelaskan bahwa Volkswagen Group, menempatkan investasi hampir Rp 340 triliun untuk kendaraaan konvensional. Investasi tersebut akan terus bertambah setiap tahunnya. [Dew/Ari]


Komentar