Volvo Yakin Konsumen Mencari Mobil Aman Share this
Mobil Baru
Mode baca

Volvo Yakin Konsumen Mencari Mobil Aman

Adi Hidayat
pada 12 Mei 2017

BERN - Volvo percaya bahwa ekspektasi konsumen terhadap sebuah kendaraan saat ini sudah berubah. Kini, mereka lebih menginginkan sebuah kendaraan yang aman, tahan lama dan nyaman.

Håkan Samuelsson, Volvo Chief Executive mengatakan bahwa saat ini Volvo telah berhasil memenuhi permintaan konsumen. Hal ini Ia tegasnya dalam acara U.N Global Compact Nordic Network conference.

“Pelanggan kami menginginkan mobil yang lebih aman, lebih tahan lama dan nyaman. Kita bisa memenuhi permintaan tersebut, dan menjadikan hal tersebut sebagai kekuatan dan mengembangkan bisnis kami pada waktu yang sama. Saya percaya bahwa kendaraan otonom, bertenaga listrik dan terkoneksi akan menjadikan kota menjadi lebih bersih, aman dan cerdas,” ungkap Samuelson.

Seiring dengan beraneka ragamnya permintaan konsumen, Volvo kerap memperbarui model bisnisnya. Samuelsson mengataan, bahwa mereka mengulang lagi komitmen untuk mengembangkan mobil listrik sebagai kendaran masa depannya.

Sebagai bagian untuk menjadi pemimpin dalam segmen mobil listrik, Volvo menargetkan untuk bisa memiliki sedikitnya 1 juta unit kendaraan listrik pada 2025. Volvo bahkan melakukan serangkaian langkah untuk memproduksi mobil listrik di pabriknya.

Pada April, Volvo memastikan bajwa mobil listrik pertama mereka akan dibangun di China dan mobil tersebut akan dijual mulai 2019. Model ini akan mengambil platform dari Compact Modular Architecture (CMA) dan tidak lama setelah peluncuran, kendaraan listrik berdimensi lebih besar dengan platform Volvo's Scalable Product Architecture (SPA) akan disiapkan untuk kebutuhan konsumen.

Di Indonesia sendiri, kendaraan listrik masih belum umum untuk terlihat. Saat ini, mobil teknologi yang paling ramah lingkungan di Indonesia barulah mobil hybrid. Itu pun jumlahnya belum masif karena terbentur harga yang terlalu tinggi. [Adi/Ikh]


Komentar