Trio Pebalap Supermoto Dunia Tantang Para Pebalap Lokal Share this
Balap Lain
Mode baca

Trio Pebalap Supermoto Dunia Tantang Para Pebalap Lokal

Insan Akbar
pada 11 Desember 2019

JAKARTA – Tiga pebalap supermoto kelas dunia datang ke Indonesia untuk bertarung dengan para pebalap lokal di seri terakhir Trial Game Asphalt International Championship 2019.

Supermoto merupakan jenis balap motor yang memadukan trek aspal dengan off-road. Sepeda motornya pun menggunakan motor trail.

Trial Game Asphalt International Championship sendiri merupakan ajang supermoto yang diselenggarakan produsen rokok Djarum. Sudah tiga kali ajang ini digelar. Namun, kejuaraan ini hanya berlangsung di sirkuit aspal karena keterbatasan sirkuit yang sesuai di Indonesia serta agar pebalap road race bisa ikut serta.

Pagelaran 2019 sudah berlangsung sebanyak empat seri yaitu di Boyolali (22 – 23 Februari), Purwokerto (21 – 22 Juni), Yogyakarta (20 – 21 September), dan Malang (18 – 19 Oktober). Seri kelima sekaligus terakhir akan kembali berlangsung di Boyolali pada 13 – 14 Desember 2019.

Dalam konferensi pers mengenai seri kelima penyelenggara balapan yaitu 76Rider memperkenalkan tiga pebalap supermoto internasional yang pada akhir pekan nanti ikut bertarung. Ketiganya sama-sama berasal dari Prancis yaitu Germaine Vincenot, Sylvain Bidart, serta Maxime Lacour.

Mario CSP, perwakilan 76Rider, mengatakan ketiganya memang sengaja baru dibawa saat seri terakhir. Kondisi sirkuit dan keamanan menjadi alasannya.

“Boyolali ini sirkuit permanen dan cukup bagus untuk supermoto. Ini supaya mereka bisa balapan dengan aman dan keluar kemampuan serta tekniknya. Jadi kami memilih mereka untuk datang di seri ini,” ucap dia pada Rabu (11/12/2019) di Jakarta.

Vincenot sudah dua kali menjadi juara nasional supermoto di negaranya. Pada 2018 dan 2019, berbagai prestasi lain ia rengkuh seperti peringkat tiga dan enam World Supermoto, pun Juara Nasional Prancis kelas 450 cc.

Adapun Lacour tak pernah terlempar dari posisi lima besar pada kejuaraan Supermotard di Prancis. Bidart, di sisi lain, merupakan penyandang tujuh gelar juara di negaranya, dua kali menjadi kampiun di Swiss, satu kali menyabet gelar juara supermoto di Spanyol plus Amerika Serikat, hingga tujuh kali juara dunia supermoto.

“Tujuan mendatangkan ketiga pebalap Eropa itu di antaranya adalah supaya para rider Indonesia bisa merasakan kerasnya kompetisi dan atmosfer supermoto kelas dunia. Tentu hal ini dapat memotivasi rider-rider Indonesia untuk dapat meningkatkan kemampuan mereka dan memiliki pengalaman bertanding dengan pebalap internasional,” papar Mario.

Dari ketiganya, cuma Vincenot yang pernah Trial Game Asphalt International Championship tahun lalu di seri balapan Malang. Ketiga orang ini akan menantang para jagoan lokal yang tersebar di berbagai kelas seperti Doni Tata Pradipta, Tommy Salim, Farudila Adam. [Xan/Ari]


Komentar