Toyota: Xpander is Not Avanza Killer Yet Share this
Berita Mobil
Mode baca

Toyota: Xpander is Not Avanza Killer Yet

Adi Hidayat
pada 14 Maret 2019

JAKARTA – Toyota menilai bahwa Mitsubishi Xpander masih belum sukses untuk dinobatkan menjadi Avanza Killer.

Pasalnya, penjualan Mitsubishi Xpander bahkan belum pernah memecahkan rekor wholesales dari pesaing-pesaing Avaza lainnya. Penjualan Mitsubishi Xpander yang berhasil membukukan angka penjualan tertinggi di angka 7.000-an per bulan dianggap masih terlalu rendah.

“Kami dari Toyota sebetulnya menganggap Xpander itu belum sukses. Data wholesales bulan-per-bulan menunjukkan Honda Mobilio dan Suzuki Ertiga pernah membukukan angka wholesales per bulan sebesar 10.000 -11.000 per bulan di tahun 2013 dan 2014. Sedangkan angka wholesales per bulan Mitsubishi Xpander maksimum hanya di level 7.000. Sementara Toyota Avanza pernah mencapai angka wholesales per bulan maximum 21.000 di juli 2013,” tutur Franciscus Seorjopranoto, Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM).

Dengan data tersebut, Soerjo merasa bahwa masih terlalu jauh bagi Mitsubishi Xpander mengalahkan torehan Toyota Avanza. Ia melihat bahwa Mitsubishi Xpander baru bisa memecahkan rekor yang dimiliki Daihatsu Xenia.

“Dia baru setara dengan Daihatsu Xenia, level 7.000-an, belum bisa di atas itu. Jadi belum bisa bilang sudah mengalahkan penjualan Avanza. Jadi mulai hari ini kami canangkan perang melawan Avanza killer (Xpander),” tuturnya.

Sebenarnya persaingan Toyota Avanza dan Mitsubishi memang terbilang ketat. Tercatat pada bulan Januari 2019 Toyota Avanza harus mengakui keunggulan dari Mitsbishi Xpander. Hal ini karena Toyota Avanza hanya terjual sebanyak 5.568 unit sementara Mitsubishi Xpander mencapai 5.708 unit.

Sedangkan di bulan Februari 2019, berdasarkan data yang kami peroleh, penjualan Toyota Avanza berbalik unggul dengan meraih angka 5.700 dan Mitsubishi Xpander hanya berhasil meraih angka 5.532 unit. Bila ditotal secara keseluruhan maka Mitsubishi Xpander hanya meraih 11.240 unit. Sedangkan Toyota Avanza berhasil meraih penjualan sebesar 11.268 atau unggul tipis sebesar 28 unit saja.

Namun, Mitsubishi Xpander hanya dilengkapi dengan varian bermesin 1.500 cc, berbeda dengan Toyota Avanza yang bermain di mesin 1.300 cc dan 1.500 cc. Bila Mitsubishi Xpander memiliki pilihan mesin lebih luas, bukan tidak mungkin kondisi akan menjadi sangat berbeda.

“Xpander menang di 1.500 cc? Tidak apa-apa. Sekarang begini, dulu tidak ada bicara mesin berkapasitas 1.300 cc atau 1.500 cc. Intinya bicara mengenai Xpander adalah Avanza Killer. Tapi sampai sekarang tidak di-kill-kill,” pungkasnya. [Adi/Ari]


Komentar