Toyota Siap Sambut Nissan Terra di Indonesia Share this
Mobil Baru
Mode baca

Toyota Siap Sambut Nissan Terra di Indonesia

Amos Arya
oleh Amos Arya
pada 06 Juni 2018

Foto: Nissan Terra di Filipina

JAKARTA - Toyota Indonesia yakin kehadiran Nissan Terra akan gairahkan pasar otomotif Tanah Air.

Nissan Terra dipastikan akan segera hadir di Indonesia dan diprediksi paling lambat pada awal 2019. SUV calon penantang Toyota Fortuner di Tanah Air ini menawarkan beragam keunggulan yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

SUV 7-seater terbaru Nissan ini diklaim memiliki kabin luas yang nyaman. Dengan menggunakan ladder frame, Nissan Terra memiliki sangat kokoh layaknya Toyota Fortuner.

Namun kehadiran SUV baru Nissan tersebut tidak membuat PT Toyota Astra Motor (TAM) merasa khawatir. Justru sebaliknya, membuat brand terbesar di Indonesia ini semakin semangat.

“Ya bagus dong, tidak apa-apa. Pertama kalau ada pembain baru artinya menambah pilihan buat konsumen jadi lebih banyak. Kedua buat Toyota jadi feedback bagaimana kita bisa terus improve,” tutur Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota Astra Motor.

Fortuner sendiri telah menjelma menjadi salah satu produk produksi Toyota Indonesia yang paling diminati di pasar Asia Tenggara saat ini. Berdasarkan dari data PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), total 16 ribu unit Fortuner telah diekspor ke berbagai negara di Asia.

Tingginya angka permintaan konsumen akan SUV andalan Toyota ini juga menjadi bukti bahwa Fortuner masih mendominasi pasar Asia Tenggara.

“Sekarang permintaan konsumen akan mobil premium semakin tinggi. Jadi kami semakin semangat bahwa produk-produk yang kami produksi mampu memenuhi kebutuhan konsumen global,” tutur Edward Otto Kanter, Vice President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia.

Wajar apabila Toyota masih mampu bersaing dengan Nissan Terra karena telah teruji kualitasnya. Namun, kehadiran SUV ini juga dinilai akan menguntungkan konsumen Indonesia.

“Kalau ada produk-produk baru, kami selalu melihatnya secara positif. Apalagi kalau bisa menggairahkan market otomotif indonesia kan lebih baik,” tutup henry. [Amo/Ari]


Komentar