Toyota FJ Cruiser Memasuki Masa Pensiun Share this
Berita Mobil
Mode baca

Toyota FJ Cruiser Memasuki Masa Pensiun

Syubhan Akib
oleh Syubhan Akib
pada 12 Mei 2016

Foto: Toyota FJ Cruiser dihentikan produksinya di Australia

PORT MELBOURNE – Toyota FJ Cruiser akhirnya dihentikan produksinya di Australia mulai Agustus 2016. Peryataan resmi Toyota Motor Corporation Australia itu berselang enam bulan setelah Toyota Amerika menghentikan produksi mobil jenis SUV itu.

Penjualan Toyota FJ Cruiser di Australia cukup sukses. Sejak dipasarkan di Australia pada Agustus 2011, penjualan Toyota FJ Cruiser telah mencapai 11 ribuan unit atau rata-rata 180 unit per bulan.

"Toyota FJ Cruiser dibangun lebih dari 50 tahun di atas tradisi kuat Toyota dalam membuat kendaraan-kendaraan offroad tangguh,” kata Tony Cramb, executive director sales and marketing, Toyota Motor Corporation Australia.

Toyota FJ Cruiser diperkuat jantung pacu 4.0-liter V6 bertenaga 268 hp dan bertorsi 380 Nm dengan transmisi otomatis 5-speed, sistem 4x4, differential lock belakang elektrik, Active Traction Control.

SUV ini masuk Indonesia pada tahun 2012 silam. PT Toyota-Astra Motor (TAM) membanderol mobil tangguh ini Rp 900 jutaan. Di Negeri Kanguru Australia dijual AUD$ 46,990 atau setara dengan Rp 460 juta.

Toyota FJ Cruiser terinspirasi Toyota FJ40, yang dikembangkan pertama kali pada tahun 1960. Sejak awal pengembangan, SUV ini akrab untuk medan-medan berat bahkan berlumpur.

Model FJ Cruiser pertama kali dikenalkan di Chicago Auto Show pada tahun 2003. Dan dua tahun kemudian model produksi dari FJ Cruiser diluncurkan bertepatan NAIAS (North America International Auto Show). Sejak itu mobil ini mulai merambah pasar otomotif global. [Ikh/Idr]


Komentar