Toyota BeLum Berminat Gabungkan Diesel dengan Hybrid Share this

Toyota BeLum Berminat Gabungkan Diesel dengan Hybrid

Adi Hidayat
pada 28 Juni 2017

CALIFORNIA – Efisiensi bahan bakar mobil bermesin diesel memang tidak dapat diragukan. Meski demikian, masih ada ruang untuk mengembangkan mesin diesel menjadi lebih efisien lagi.

Salah satunya adalah dengan menggabungkan dua teknologi yang ada saat ini yaitu mesin diesel dan teknologi hybrid. Sayangnya, hingga saat ini pengembangan tersebut masih belum banyak yang melakukan. Kebanyakan produsen mobil lebih memilih untuk mengembangkan mobil bermesin bensin dengan teknologi hybrid.

Salah satu produsen mobil yang masih mempertahankan hal tersebut adalah Toyota. Produsen asal Jepang ini menyatakan bahwa mereka belum akan meluncurkan mobil bermesin diesel yang telah disematkan teknologi hybrid.

“Mesin diesel memiliki harga yang lebih tinggi ketimbang mesin bensin. Selain itu, teknologi hybrid juga memiliki harga mahal karena teknologinya yang canggih. Bila menggabungkan keduanya mala harganya akan sangat tinggi. Karena itulah masih diperlukan waktu untuk dapat menemukan solusi yang tepat agar biayanya pun sesuai permintaan pasar,” ungkap Shizuo Abe, Toyota Executive General Manager.

Tak hanya mengeyampingkan penggabungan antara mesin diesel hybrid, Abe juga menyarankan perusahaan untuk mengesampingkan pengembangan kendaraan listrik. Hal ini karena kurangnya infrastruktur pengisian ulang listrik yang menjadi rintangan utama. Satu-satunya solusi untuk mengatasinya adalah dengan membangun pengisian listrik. Namun solusi tersebut terbilang sangat mahal.

Karena alasan tersebutlah, kebanyakan perusahaan akan meluncurkan mobil hybrid atau plug-in hybrid untuk mobil ramah lingkungan mereka. Abe mengatakan bahwa kedua model mobil tersebut dapat diisi kembali dayanaya dengan sangat mudah seperti di rumah dan kantor.

“Inilah yang menjadikan hybrid dan plug-in hybrid lebih masuk akal,” tutupnya. [Adi/Ikh]


Komentar