Tomi Airbrush: Modifikasi Mobil Ibarat Tato di Manusia Share this
Modifikasi
Mode baca

Tomi Airbrush: Modifikasi Mobil Ibarat Tato di Manusia

Adi Hidayat
pada 30 Oktober 2017

Foto: Chevrolet-Spark

JAKARTA – Ibarat tato, modifikasi pun harus menyesuaikan karakter orangnya.

Untuk mereka yang suka berubah-berubah model dan mudah bosan, maka sebaiknya mereka lebih memilih cutting sticker untuk modifikasinya. Pasalnya dengan cutting sticker, dari sisi pengerjaan dan biaya akan menjadi lebih mudah.

“Jadi kalau cutting sticker itu seperti tato sementara yang bisa dihilangkan lagi kedepannya. Sementara bagi orang yang memang sudah suka dengan konsep modifikasi miliknya, dan yakin tidak ingin berganti-ganti lagi maka lebih baik menggunakan cat atau airbrush. Untuk yang ini sama seperti tato permanen,” kata Tomi di sela-sela pengumuman pemenang Spark It Happen : From Sketch to Drive.

Dalam perngerhaa, Ia pun menyarankan agar pelanggan menyesuaikan konsep dengan mobil yang dimiliki. Mobil-mobil sport atau mobil dengan body berukuran kecil akan lebih cocok bila menggunakan warna-warna terang dan mencolok.

“Kalau untuk mobil-mobil besar seperti SUV dan MPV sebaiknya ke warna-warna yang lebih natural atau cenderung gelap. Jangan terlalu terang, karena kalau mobil SUV dan MPV warnanya terlalu terang maka desain mobilnya menjadi agak berubah,” tambah Tomi.

Ia pun menambahkan bahwa saat ini kebanyakan orang dalam memodifikasi mobil sudah lebih memperhatikan konsep. Dengan demikian hasil pekerjaan pun terbilang lebih menarik dan detail ketimbang hanya mengikuti arus tren modifikasi.

Ia menjelaskan, tren tahun 2005-2010 warna terang itu benar-benar dipakai dan hampir semua modifikasi dengan tipe mobil apapun menggunakan warna terang.

"Sekarang karena mereka semakin mengerti dengan spesifikasi mobil dan sebagainya, mereka kadi lebih segmented dan menyesuaikan dengan konsep utamanya. Dengan demikian, hasil yang didapatkan pun makin maksimal,” tutup Tomi. [Adi/Ikh]


Komentar