Teknologi Ini Bikin Audi Q8 Lebih Irit BBM Share this

Teknologi Ini Bikin Audi Q8 Lebih Irit BBM

Helmi  Reinaldi
oleh Helmi Reinaldi
pada 25 Juli 2019

Foto: Teknologi MHEV di Audi Q8

TANGERANG – Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019 dimanfaatkan oleh PT Garuda Mataram Motor (GMM) untuk meluncurkan Audi Q8.

Mobil berjenis SUV Coupe ini ditenagai dengan mesin V6 3,0 liter yang mampu mencapai tenaga puncak sebesar 340 hp dan torsi hingga 500 Nm. Kinerja dari mesin Audi Q8 bakal semakin maksimal dengan dibenamkannya sebuah teknologi Mild-Hybrid Electric Vehicle (MHEV).

Teknologi MHEV ini mengintegrasikan baterai lithium-ion dan belt alternator starter menjadi sistem kelistrikan utama 48-volt. Mudahnya, teknologi ini memungkinkan mobil untuk mengalihkan tenaga dari mesin ke motor elektris.

Hanya saja yang membuatnya berbeda dengan mobil full hybrid adalah, teknologi MHEV ini hanya akan aktif saat mobil mencapai kecepatan antara 55km/jam hingga 160 km/jam. Saat menyentuh kecepatan tersebut, mobil akan otomatis mematikan mesin dan seluruh tenaga bakal disuplai dari MHEV.

“Dengan MHEV itu sendiri, Audi Q8 dapat berjalan tanpa mesin hidup selama kurang lebih 40 detik,” jelas Adi Setiadi, After Sales Manger GMM.

Setelah 40 detik berlalu, mesin akan kembali menyala menjalankan tugas utamanya. Pada fase ini, teknologi MHEV akan kembali mengisi daya dengan memanfaatkan putaran dari roda mobil. Proses transisi ini diklaim sangat cepat dan halus. Sayangnya tidak ada indikator yang memperlihatkan saat teknologi MHEV tengah aktif.  

Dengan penggunaan teknologi MHEV ini diklaim mampu memangkas konsumsi bahan bakar dari Audi Q8 menjadi lebih irit. Diperkirakan mampu menghemat sekitar 0,7 liter setiap 100 km.

Audi Q8 telah resmi tersedia di pasar Indonesia dengan banderol harga Rp 2.455.000.000 on-the-road. Tersedia 8 varian warna yang bisa dipilih oleh konsumen. [Hlm/Idr]


Komentar