Tech3 Lebih Dimanjakan KTM Ketimbang Yamaha Share this
MotoGP
Mode baca

Tech3 Lebih Dimanjakan KTM Ketimbang Yamaha

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 18 Februari 2019

MATTIGHOFEN - Tim Tech3 benar-benar merasakan bedanya perlakuan yang diberikan oleh KTM ketimbang saat mereka bersama Yamaha. 

Sejak lama, tim Tech3 menjadi bagian Yamaha. Namun, anggapan mengenai tim satelit tak boleh mengalahkan tim pabrikan seolah benar adanya. Tim pabrikan sudah pasti mendapatkan perangkat paling baru. Sementara tim satelit biasanya menggunakan paketan yang sudah digunakan tim pabrikan di musim sebelumnya.  

Hal tersebut bisa terlihat ketika tim Tech3 menggunakan motor Yamaha. Namun, pindah ke KTM sepertinya menjadi keputusan terbaik. Bahkan, dampak positifnya pun langsung terlihat saat persiapan mereka di MotoGP 2019. Tim Tech3 juga terlibat langsung dalam pengembangan motor untuk dua pembalapnya yakni Hafizh Syahrin dan Miguel Oliveira. 

"Saya telah bekerja dengan banyak produsen sepedamotor terkenal. Tapi, KTM memiliki departemen motorsport terbesar, terbaik dan tercanggih di industri sepedamotor," ujar Herve Poncharal, pemilik tim Tech3.

Hal itu dirasakannya saat mereka menjalani tes pramusim MotoGP di Valencia, Jerez hingga Sepang. Poncharal juga mengatakan mereka dapat melihat langsung seperti apa sebuah perangkat pada motor KTM dikembangkan. 

"KTM telah membangun banyak dukungan di sekitar kami. Banyak wajah baru dan sekarang kami merasa seperti berada di grup besar (tim pabrikan). Sejauh ini kami bangga menjadi bagian dari itu (KTM)," lanjut Poncharal. 

Perwujudannya bisa dilihat dari pernyataan Oliveira. Menurutnya, pihak KTM selalu mendampinginya untuk mendapatkan masukan. Artinya, KTM tidak hanya fokus dengan informasi dari pembalap-pembalap pabrikan (Pol Espargaro dan Johann Zarco) saja. 

"Kami punya teknisi KTM dan WP suspension di garasi untuk setiap pembalap. Saya bekerja dengan kru, tapi KTM secara kontinyu menerima umpan balik saya," ujar Oliveira. 

Tak hanya itu, masing-masing pembalap juga bisa melihat data satu sama lain. Artinya, pembalap Tech3 mengetahui apa yang dilakukan oleh pembalap pabrikan (Pol Espargaro dan Johann Zarco).

"Anda bisa memberinya (tim satelit) sesuatu yang tak ingin dicoba pada tim resmi. Itu lah yang kami lakukan di Sepang di mana kami memberikan Tech3 hal untuk umpan balik," tutup Mike Leitner, manajer tim KTM. [Ary/Ari]


Komentar