Tak Ada Trek, Daihatsu Ayla Turbo Belum Tunjukkan Kecepatan Maksimalnya Share this
Mobil Konsep
Mode baca

Tak Ada Trek, Daihatsu Ayla Turbo Belum Tunjukkan Kecepatan Maksimalnya

Adi Hidayat
pada 10 Maret 2019

KARAWANG – Daihatsu Ayla Turbo Concept diklaim belum menunjukkan potensi kecepatan sebenarnya.

Tidakadanya lintasan yang mampu memenuhi kebutuhan Daihatsu Ayla Turbo Concept menjadi penyebabnya. Padahal, mobil ini mungkin merupakan mobil terkencang yang dimiliki oleh Daihatsu saat ini. Maklum, mesinnya mampu menghasilkan tenaga sebesar 200 hp dari sebelumnya hanya 88 hp.

“Kami sudah mencoba mobil ini dengan kecepatan maksimal yaitu 160 km/jam, itu pun napasnya masih panjang, Jadi kalau bicara maksimal, ya itu masih bisa lebih kencang lagi namun tidak ada trek yang mengakomodasi,” tutur Soni Satriya, Design Engineering Division Research and Develoment PT Astra Daihatsu Motor.

Berdasarkan data yang disampaikan, Daihatsu Ayla bisa mencapai kecepatan 100 km/jam dalam waktu 10,3 detik. Angka itu sekitar 2 detik lebih cepat dibandingkan capaian mobil standard yang membutuhkan waktu lebih dari 12 detik untuk mencapai kecepatan 100 km/jam dari posisi diam.

Untuk bisa membuat Daihatsu Ayla sekencang itu, Ia mengaku cukup mendapat tantangan khususnya saat mengembangkan mesin. Hal ini karena pihaknya harus mempertahankan komponen asli dari mesin yang ada semaksimal mungkin.

“Terus terang untuk bagian engine itu lumayan menjadi tantangan buat kami. Karena semaksimal mungkin kami masih menggunakan spek engine yang ada. Jadi kami harus melakukan banyak perhitungan disana,” tutur Soni Satriya, Design Engineering Division Research and Develoment Directorate ADM.

Tantangan tersulit kedua adalah adalah pada sisi body. Berbeda dibandingkan engine yang harus mempertahankan mesin asli, tantangan pada body body justru karena mereka harus membuat segala sesuatunya dari nol.

“Kalau body tantangannya adalah kami harus membuat cetakan body dan sebagainya. Itu yang membuatnya lama. Total pengerkaannya juga tidak beda jauh dengan pengembangan engine yaitu selama dua bulan,” tambahnya.

Pengembangan terhadap Daihatsu Ayla Turbo pun sebenarnya masih bisa lebih ditingkatkan lagi bila mereka melakukan penghitungan pada aerodinamika kendaraan. Sayang, mereka tidak bisa melakukan hal tersebut karena masih terbatasnya fasilitas yang ada.

“Kami tidak menghitung aerodinamika karena memang tidak ada fasilitas wind tunnelnya. Tapi Daihatsu Ayla Turbo Concept sudah cukup memuaskan,” tuturnya. [Adi/Ari]


Komentar