Suzuki XL6, Mewahnya Senggol Innova Share this
Mobil Baru
Mode baca

Suzuki XL6, Mewahnya Senggol Innova

Denny Basudewa
pada 22 Agustus 2019

Foto: Suzuki XL6

NEW DELHI – Maruti Suzuki secara resmi meluncurkan Suzuki XL6 yang dikembangkan dari Ertiga.

Sesuai dengan namanya, XL6 hanya mampu menampung 6 orang penumpang saja. Hal ini karena kursi baris kedua menggunakan model captain seat, lengkap dengan sandaran tangan. Meskipun mengambil basis dari Ertiga, namun produk baru ini menyuguhkan lebih banyak fitur mewah.

Maka tidak salah jika memang akan dipasarkan di Indonesia dengan tetap mengusung nama Ertiga. MPV baru ini akan menyenggol pasar Toyota Innova. Terlebih di negara Bollywood sana, XL6 dipasarkan dengan varian mild hybrid dengan pilihan transmisi manual maupun otomatis.

“Ada permintaan yang meningkat akan MPV premium, karena kebutuhan para pelanggan juga terus berkembang. Di Maruti Suzuki, kami selalu mengeluarkan produk yang sesuai dengan permintaan pelanggan. XL6 memberikan gaya, ruang, kenyaman, kinerja dan keamanan yang sempurna,” ucap Mr Kenichi Ayukawa, Managing Director and CEO, Maruti Suzuki India.

Suzuki XL6 mengusung mesin bensin 1.5-liter empat-silinder (K15B). Jantung mekanis tersebut didukung oleh sistem hybrid yang dinamakan Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Output mesinnya dipercaya mampu menghasilkan daya sebesar 103 hp pada 6.000 rpm. Sementara torsi puncaknya sebesar 138 Nm pada 4.400 rpm.

Suzuki XL menjadi produk dengan lambang S generasi kelima yang menggunakan platform HEARTECT. Mobil ini dikatakan telah lulus standar keamanan di India. Baik dari bagian depan, samping hingga belakang kendaraan, aman bagi para pejalan kaki.

MPV mewah ini dianugerahi fitur keselamatan seperti airbag depan ganda, hill hold assist, reverse parking sensors, high speed alert, ABS, EBD dan ESP. Fitur mewah yang tidak ada pada Ertiga berupa SmartPlay Studio, Cruise Control dan lampu LED Quad Signature.

Suzuki XL6 dipasarkan dengan harga mulai dari Rs 9,80 Lakh (Rp 195 jutaan) sampai Rs 11,46 Lakh (Rp 228 jutaan). [Dew/Idr]


Komentar