Suzuki Siap Produksi Ertiga Diesel Hybrid di Indonesia Share this
Mobil Baru
Mode baca

Suzuki Siap Produksi Ertiga Diesel Hybrid di Indonesia

Adi Hidayat
pada 06 Mei 2017

Foto: Suzuki Ertiga Diesel (Foto: Adi Hidayat)

JAKARTA – Suzuki Ertiga diesel hybrid transmisi manual dan otomatis dipastikan akan diproduksi di Indonesia.

Demikian disampaikan oleh Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Jumlah penjualan yang baik sejak peluncurannya membuat Suzuki berinisiatif untuk melepas ketergantungannya dari India terkait Ertiga diesel.

“Sejak diluncurkan, Ertiga diesel hybrid sudah dijual sebanyak lebih dari 900 unit. Jumlah tersebut 70 persennya adalah di luar Jabotabek. Hal ini wajar karena kalau mau kejar Jakarta harus ada matic. Karena saat ini hanya ada manual, jadi lebih banyak di luar Jabotabek,” ungkap Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS di Jakarta.

Namun sayangnya pihak SIS masih tutup mulut kapan memulai produksi produk tersebut di Indonesia. Hal ini dikarenakan Suzuki masih melakukan banyak perhitungan agar produk tersebut mampu memberi keuntungan pada masyrakat.

“Saya hanya bicara kalau kita sudah pasti akan melakukan lokalisasi Ertiga diesel hybrid manual dan mactic dalam waktu dekat. Produksi akan dilakukan di Cikarang. Ya (harga) sudah pasti lebih murah, sebab tidak ada biaya pengiriman dan sebagainya. Sudah dihitung tapi hitungannya nanti dulu. Produk masih dikembangkan masa sudah ada harga? Pokoknya dalam waktu dekat ini,” tambahnya.

Ignis Menyusul

Ignis-OS

Selain memastikan memproduksi Ertiga disel hybrid, Suzuki Indonesia juga berencana untuk memproduksi lokal Ignis. Bahkan, Suzuki tengah memikirkan akan menghadirkan Ignis versi diesel bila benar mobil tersebut diproduksi lokal.

“Apakah Ertiga diesel hybrid akan ditularkan ke Ignis? Ini sedang dipelajari. Ada perubahan tentang Euro4 berkaitan diesel, ini yang harus kita pelajari secara detail. Ya walau tidak secepat bensin, agak mundur tapi kita harus hitung total investment cost-nya,” tambah Donny.

Ia pun menambahkan bahwa bila Ignis diproduksi di Indonesia, maka Suzuki minimal harus menjual sedikitnya 2.000 unit per bulannya. Bila jumlah tersebut tercapai, maka bukan tidak mungkin Suzuki akan langsung memproduksi Ignis di Indonesia.

“Sekarang yang pertama kali harus kita lakukan adalah mempertahankan penjualan 2.000 unit Ignis per bulannya,” pungkasnya.

Angka tersebut sebenarnya sudah tercapai. Hingga 30 April lalu, Suzuki berhasil melepas lebih dari 2.200 unti Ignis. Dengan jumlah ini maka tidak perlu heran bila Suzuki segera memproduksi Ignis. Kita tunggu saja! [Adi/Ikh]


Komentar