Suzuki Satria Topang Ekspor Suzuki di Semester I 2018 Share this
Berita Motor
Mode baca

Suzuki Satria Topang Ekspor Suzuki di Semester I 2018

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 09 Agustus 2018

TANGERANG - Suzuki Satria masih diminati, khususnya pasar di luar Indonesia karena terbukti menjadi produk dengan jumlah ekspor terbanyak dibanding produk-produk Suzuki lainnya.

Ekspor sepedamotor Suzuki pada periode tersebut mengalami kenaikan hingga 28,5%. Pencapaian ini diklaim meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Menurut data yang dilansir PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), dalam 6 bulan tersebut sudah 72.286 unit dikirim ke 36 negara.

Kontribusi terbesar produk ekspor motor diraih oleh Suzuki Satria sebesar 15.720 unit. Jumlah tersebut meningkat pesat hingga 424% dibanding semester pertama 2017 yang hanya 3.000 unit. Unit selanjutnya adalah GSX-R150 dengan total penjualan sebanyak 3.227 unit atau naik sebesar 106% dibandingkan semester pertama 2017 sebanyak 1.568 unit.

"Suzuki mengekspornya secara CKD dan CBU. Untuk CBU kami rakit di Pabrik Suzuki Tambun, Bekasi, Jawa Barat kemudian diekspor utuh. Untuk Satria paling banyak adalah yang karburator karena di beberapa negara masih menerima motor produksi karburator," Ahmad Fauzi, Assistant 2W Overseas Sales & Marketing PT SIS di ICE, BSD City, Tangerang hari ini (9/8).

Target Suzuki tahun ini bisa dibilang nyaris memenuhi target. Pasalnya, PT SIS sudah melakukan ekspor ke 36 dari 38 negara yang dituju. Kenaikan ekspor sepedamotor memberikan dampak langsung terhadap ekspor komponen.

Ekspor komponen PT SIS secara keseluruhan berhasil tumbuh hingga 3 % yaitu sebanyak 46.920 pieces dibandingkan dengan semester pertama 2017 yang hanya 45.480 pieces. [Ary/Ari]


Komentar