Suzuki OBM Terus Dukung Penggunaan Mesin Tempel Kapal 4 Tak Share this

Suzuki OBM Terus Dukung Penggunaan Mesin Tempel Kapal 4 Tak

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 10 Maret 2017

Foto: Suzuki OBM

JAKARTA - Mesin tempel atau Outboard Motor (OBM) Suzuki model 2-tak masih banyak beredar di Indonesia. Kondisi ini tidak bisa dihindari karena pasarnya cukup gemuk dan harganya relatif terjangkau.

Ke depannya, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ingin semua industri perkapalan dalam negeri menggunakan mesin tempel 4-tak. Hal ini karena OBM 2-tak tidak ramah lingkungan.

Pemerintah Indonesia sendiri belum mengeluarkan peraturan baru yang mengatur penggunaan mesin tempel kapal. Kendati demikian, Suzuki akan gencar menyosialisasikan penggunaan mesin tempel 4-tak untuk menjaga kelestarian lingkungan dan penghematan penggunaan bahan bakar.

"Kami ingin alih teknologi dan menggunakan OBM 4-tak. OBM 2-tak tidak ramah lingkungan dan boros, hal itu kenapa kami terus melakukan edukasi keuntungan pakai mesin tempel 4-tak," kata Handayani, Manager Sales and Marketing Outboard Departement PT SIS di Jakarta.

Mesin tempel Suzuki 2-tak masih merajai penjualan Suzuki OBM sebesar 70 persen. Untuk diingat, penggunaan mesin tempel 2-tak sudah mulai dilarang di sejumlah negara karena mengandalkan campuran bensin dan oli yang menyebabkan pencemaran air dan udara.

Diberitakan sebelumya bahwa mesin Suzuki OBM 4-tak tidak sekedar irit, namun juga suatu bentuk invetasi yang menguntungkan.

Salah satu keunggulan dari Suzuki OBM adalah pengaplikasian Lean Burn Fuel System yang membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien. Teknologi ini mampu membuat konsumsi bahan bakar lebih hemat hingga 14 persen dibandingkan dengan mesin konvensional.

Untuk sisi performa, penggunaan 2-stage Gear Reduction, Offset Driveshaft dan juga Timing Chain yang dilengkapi dengan Self Adjusting Technology memberikan performa yang maksimal pada mesin-mesin Suzuki OBM. [Ikh]


Komentar