Test Ride Suzuki Nex II, Lincah Lintasi Padatnya Jalan Perkotaan Share this
Review Motor
Mode baca

Test Ride Suzuki Nex II, Lincah Lintasi Padatnya Jalan Perkotaan

Adi Hidayat
pada 17 Juli 2018

Foto: Suzuki Nex II Lincah Lintasi Kemacetan Perkotaan

JAKARTA – Suzuki Nex II diluncurkan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Indonesia International Motor Show 2018 (IIMS) 2018, April lalu.

Gaung kehadiran Suzuki Nex II pun kemudian dikuatkan kembali di ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2018. Kehadiran Suzuki Nex II bahkan mampu menjadi magnet tersendiri dan berhasil meraih angka penjualan yang cukup baik.

Hal tersebut memang terbilang wajar karena Suzuki Nex II hadir dengan sejumlah pembaruan yang tentunya menarik. Pembaruan tersebut hadir mulai dari tampilan, fitur serta teknologi yang disematkan pada skutik andalan Suzuki ini.

Otospirit.com pun berkesempatan untuk mencoba skutik Suzuki Nex II dari Kemang hingga BSD. Perjalanan tersebut menempuh jarak sekitar 47 km dengan kondisi jalan yang beragam. Mulai dari kemacetan, kondisi jalan tidak rata, tanjakan, turunan dan sebagainya. Rute tersebut dianggap mewakili rute yang biasa dilalui oleh para pemilik Suzuki Nex.

Suzuki Nex II Lincah Lintasi Kemacetan Perkotaan 2 Suzuki Nex II Lincah Lintasi Kemacetan Perkotaan 2

Yang cukup berkesan dari Suzuki Nex II adalah ruang kaki terbilang cukup luas sehingga terasa nyaman plus posisi mengemudi juga terasa cukup tegak sehingga tidak membuat cepat pegal. Meski jok motor ini terbilang cukup keras, namun Suzuki telah membuat up-date dengan meningkatkan ukurannya.

Di sisi lain, Suzuki Nex II memiliki ruang penyimpanan yang sudah dilengkapi dengan USB port, dapat digunakan untuk mengisi daya handphone. Dengan demikian pengguna motor diharapkan tidak akan kehabisan daya handphone saat di perjalanan.

Meski laci motor sudah cukupan, bagasi Suzuki Nex II masih terasa terlalu kecil, bahkan bila dibandingkan dengan kompetitor sekelasnya. Bagasi Suzuki Nex II hanya cukup untuk menyimpan beberapa perlengkapan darurat seperti obeng dan kunci busi.

Suzuki Nex II Lincah Lintasi Kemacetan Perkotaan 3 Suzuki Nex II Lincah Lintasi Kemacetan Perkotaan 3

Tombol klakson dan sein pun terbilang cukup mudah untuk dijangkau sehingga tidak membuat bingung pengendara. Speedometer masih menggunakan jarum analog namun warna yang digunakan cukup kontras sehingga memudahkan pengendara untuk memantau kecepatan.

Puas melihat-lihat, kami pun menyalakan mesin dengan menekan tombol start yang sudah dilengkapi Suzuki Easy Start System. Suara khas skutik perkotaan yang cukup halus pun terdengar. Dan selanjutnya perjalanan menuju BSD City, Tangerang Selatan dimulai.

First impression, jujur saja Suzuki Nex II yang dibekali mesin berkapasitas 115 cc memiliki karakter layaknya sebuah skutik perkotaan. Komposisi keluaran tenaga dan torsinya cenderung moderat, tidak terlalu istimewa pada putaran bawah, tenaga mesin baru terpompa saat motor berada di kecepatan sedang dan seterusnya.

Suzuki-Nex-II-Lincah-Lintasi-Kemacetan-Perkotaan-5jpg Suzuki Nex II Lincah Lintasi Kemacetan Perkotaan 5jpg

Kebanyakan skutik jenis ini memang digunakan di kawasan padat lalu lintas sehingga yang lebih diprioritaskan adalah efisiensi bahan bakar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Suzuki telah menyematkan Suzuki Eco Performance (SEP) yang diklaim membuat konsumsi BBM lebih irit.

Dengan teknologi tersebut, Suzuki Nex II di klaim memiliki kemampuan untuk menempuh perjalanan hingga 49 km dengan 1 liter bensin. Hasil tersebut didapatkan ketika Suzuki mengujinya dengan menggunakan metode Worldwide Motorcycle Test Cycle

Satu hal yang menarik perhatian selama melakukan test ride adalah dimesi motor yang kompak dan bobotnya terbilang ringan. Dengan kombinasi tersebut, sangat mudah untuk membawa  motor ini meliak-liuk di antara padatnya lalu lintas.

Suzuki Nex II dijual dengan harga mulai dari Rp 13,950 juta – Rp 14,650 juta. Rasanya banderol harga ini cukup sebanding dengan apa yang akan didapatkan. Ruang kaki yang cukup lega tanpa mengurangi kemampuan motor bermanuver merupakan keunggulan yang sangat menarik. [Adi/Ari]


Komentar