Suzuki Katana akan Dijual di Indonesia 2020 Share this
Berita Motor
Mode baca

Suzuki Katana akan Dijual di Indonesia 2020

Denny Basudewa
pada 29 Juli 2019

Foto: Suzuki Katana di GIIAS 2019

JAKARTA – Suzuki Katana akan mulai dijual di Indonesia pada 2020. Kabar ini dibenarkan oleh Yohan Yahya selaku Departement Head of Sales Marketing 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Menurutnya kehadiran motor legendaris tersebut dikarenakan adanya permintaan dari banyak konsumen.

“Sebenarnya (pertama kali masuk Indonesia) kita hanya lihat-lihat dulu. Tapi sudah ada peminatnya yang cukup serius dan dari importir umum juga minta sama kita. Ada 10 orang yang serius ingin memiliki Katana, ya sudah kita akan bantu mereka,” kata Yohan di GIIAS 2019.

Menurutnya strategi pemasaran motor dengan mesin berkapasitas 1.000 cc ini memerlukan teknik khusus. Terlebih SIS sendiri terakhir memasarkan motor besar pada 2016. Agar tidak salah langkah, mereka berencana untuk menggandeng beberapa pihak untuk memasarkan calon produk terbarunya.

“Yang jelas saat ini kita tidak bisa menggunakan showroom yang sudah ada karena beda konsep sama cara jualannya. Kita juga lagi menjajaki dengan rekanan yang biasa bermain di motor besar. Apakah mereka yang akan menjadi distributor atau kita tetap berjalan sendiri,” jelasnya kemudian.

Suzuki Katana pertama kalinya hadir di Indonesia melalui event Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2019 atau sekarang dikenal Jakarta Fair. Kehadirannya di Tanah Air langsung menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

New Suzuki Katana menggunakan rangka twin-spar alumunium yang dicomot dari GSX-R1000. Rangka yang sangat ringan ini membuat pengendalian kendaraan semakin nyaman. Selain itu motor ini juga tetap stabil kendati dipacu dalam kecepatan tinggi.

Di sisi lain, mesin Suzuki GSX-R1000 yang dicangkokkan pada new Katana dikatakan mampu menghasilkan tenaga maksimal 150 hp pada 10.000 rpm. Sementara torsi teratas motor ini mencapai 108 Nm pada 9.500 rpm.

Beberapa waktu lalu sempat kami wartakan bahwa banderol Suzuki Katana di Indonesia mencapai Rp 500 juta. Patut ditunggu kapan SIS benar-benar memasarkan kendaraan ikonik tersebut. [Dew/Idr]


Komentar