Suzuki Ertiga Kembali Ancam Toyota Avanza Share this
Berita Mobil
Mode baca

Suzuki Ertiga Kembali Ancam Toyota Avanza

Denny Basudewa
pada 19 Agustus 2017

Foto: Suzuki Ertiga hasil produksi dalam negeri

TANGERANG – PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) berniat mengekspor Suzuki Ertiga ke sejumlah negara yang telah dihuni Toyota Avanza.

Negara-negara selain Indonesia sangat pontesial bagi Suzuki Ertiga. Hal inilah yang mendasari Suzuki meningkatkan aktivitas ekspornya ke beberapa negara. Tahun lalu, SIM berhasil membukukan pemasukan perusahaan sebesar Rp 5,5 triliun.

Adapun produk yang diekspor untuk roda empat adalah Suzuki Ertiga dan APV dalam keadaan utuh atau CBU. Sementara untuk ekspor dalam keadaan terurai atau CKD meliputi Ertiga, Kariun Wagon R dan Carry 1.000.

Khusus untuk kendaraan roda empat, hingga Juli 2016 SIM telah mengekspor 16,176 unit dalam keadaan CKD. Sementara dalam keadaan CBU, mereka mencatat ekspor sebanyak 22,861 unit mobil. Pada semester 1 2017, SIM mengatakan bahwa pasar ekspor mereka meningkat drastis hingga 103 persen. Sementara pihak prinsipal yakni Suzuki Motor Company (SMC) mengarahkan untuk terus mengembangkan kegiatan ekspor tersebut.

“Pada 2017, SIM berhasil menambahkan distribusi penjualan ekspor roda empat yaitu, Timor Leste di Benua Asia dan Benin di Benua Afrika. Ke depannya, kami menargetkan membawa distributor baru di beberapa negara di kawasan Timur Tengah, Asia, Oceania, Amerika Latin, serta Afrika. Dengan aktivitas ekspor ini mampu memberikan kontribusi sebanyak 27% terhadap sales amount perusahaan.” Kata Hady Surjono Halim, Dept Head of Export PT SIM.

Wilayah Amerika Latin dan Afrika selama ini menjadi pasar ekspor bagi Toyota Avanza. Tidak hanya di Indonesia, rencana masuknya Ertiga ke dua zona ini diyakini akan mendapat persaingan ketat dari LMPV Toyota berjuluk mobil sejuta umat tersebut.

Sedangkan Mitsubishi Xpander dikabarkan akan memulai aktivitas ekspornya mulai tahun depan. Kawasan ASEAN menjadi salah satu target ekspor awal jagoan baru dari pabrikan berlambang Tiga Berlian tersebut. [Dew/Ikh]


Komentar