Sistem Car Audio Keren dari Sony Share this
Aksesoris
Mode baca

Sistem Car Audio Keren dari Sony

Adi Hidayat
pada 21 Januari 2016

JAKARTA – Memasuki tahun 2016, Sony menggebrak pasar car audio di Indonesia dengan meluncurkan sistem audio Sony Hi-Res. Berikut produknya.

Lineup terbaru tersebut terdiri dari head unit RSX-GS9, amplifier XM-GS4 dan Super tweeter XSGS1. Kombinasi ketiganya diharapkan mampu menghasilkan suara terbaik untuk para pecinta car Audio di Indonesia.

“Keunggulan dari sistem audio ini adalah mereka mampu menghasilkan rentang frekuensi di atas 20.000 Hz. Sementara kalau yang biasa di atas 20.000 hz, mereka akan berhenti main. Otomatis kalau kami bisa main di atas 20.000 hz, kesan ruang (suara) akan menjadi lebih luas,” ungkap Chandra Budiman, Brand Manager of Sony Hi-Res.

Lantas berapakah harga masing-masingnya?

“Untuk head unit RSX-GS9 dijual dengan harga Rp 21 juta, amplifier XM-GS4 (4 channel) Rp 7,2 juta, Super tweeter XSGS1 Rp 4,1juta. Sementara untuk paket lengkap dijual dengan harga Rp 45 juta, termasuk monoblock Rp 4,65 juta, two way component Rp 3,85 juta dan subwoofer Rp. 3,80 juta.”

Harga tersebut bisa berbeda-beda di setiap dealer dan belum termasuk biaya instalasi.

Tak hanya meluncurkan head unit, Sony juga meluncurkan beberapa produk lainnya yang tergabung dalam keluarga Sony Hi-Res. Sebut saja Super Tweetwer XS-GS1, speaker full range yaitu XS-GS1621, XS-GS1621C dan XS-GS6921, amplifier 4 kanal XM-GS4.], Subwoofer XS-GSw121D dan XS-GSW121 serta monoblock amplifier XM-GS100.

Kombinasi line up tersebut diklaim mampu menghasilkan suara yang lebih jernih dan detail hingga suara terkecil sekalipun.

sony-car-audio-system-2016

CD di Car Audio akan Ditinggalkan

Peran CD di car audio diprediksi akan semakin berkurang. Hal ini disampaikan oleh Chandra Budiman, Brand Manager of Sony Hi-Res beberapa waktu lalu.

“Kalau melihat kecenderungannya saat ini, jawabannya CD akan ditinggalkan. Bahkan salah satu penjual CD terbesar di Indonesia saja sudah tutup. Sekarang beli CD aja sudah susah,” ungkapnya disela-sela peluncuran Sony Hi-Res.

Tak hanya itu, Ia pun mengatakan bahwa media CD memiliki banyak keterbatasan.

"Kalau dulu kita beli CD harus 1 album, padahal yang bagus hanya 1 track. Kalau sekarang kita bisa beli hanya 1 track yang bagus. Mesin CD juga terbilang kecil dan kalau lecet sedikit saja, CD sudah tidak bisa terbaca,” tambahnya.

Namun, Ia menampik bahwa CD akan hilang dari pasaran.

“Dikatakan hilang tidak, tapi CD akan menjadi barang langka,” tutupnya.

Bagaimana menurut kalian? [Adi/Idr]


Komentar