Sejarah Emas Toyota Camry di Indonesia Share this
Berita Mobil
Mode baca

Sejarah Emas Toyota Camry di Indonesia

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 09 Januari 2019

JAKARTA - Toyota Camry nyatanya mampu mencatat prestasi apik selama berkompetisi dalam kurun waktu tak kurang dari satu dekade di Indonesia.

Meski diposisikan sebagai sedan kelas menengah ke atas, Toyota Camry tetap memikat masyarakat Tanah Air. Namun, tak ada salahnya kami merunut sedikit kiprah awal Camry kepada OS lovers. Toyota Camry generasi pertama lahir 1982. Model ini eksis sampai 1986 hingga kemunculan generasi kedua. Selain perubahan dimensi, pada unit ini pula Toyota mulai menawarkan mesin berkapasitas 2.500 cc untuk Camry.

Namun, mesin tersebut menghilang karena Camry generasi ketiga (1991-1996) justru menawarkan mesin lebih tinggi yakni V6 3.000 cc. Ini juga menjadi varian tertinggi di atas pilihan mesin 1.8 L, 2.0 L dan 2.2 L.

Setelah itu, Camry generasi keempat pun muncul sekaligus mengawali debutnya di Indonesia. Model 1996-2001 itu dipasarkan dalam dua pilihan mesin yaitu 2.2 L transmisi manual dan V6 3.0 L otomatis.

Evolusi lanjutan dari Camry pun mulai terlihat pada generasi kelima. Selain tubuh yang kian membesar, model 2001-2006 tersebut juga menghadirkan mesin baru 2AZ-FE VVT-i 4 silinder sebagai pengganti mesin 2.2 L. Sama dengan negara lainnya, Camry di Indonesia saat itu hadir dengan pilihan 2.4 G dan 3.0 V (sama seperti generasi keempat).

Di era 2006-2011, PT TAM menghadirkan generasi keenam Camry kepada masyarakat. Kesan premium dari sedan ini makin kentara. Pasalnya, Toyota Camry 3.5 Q datang sebagai pilihan teratas. Mendampingi dua model mesin 2.400 cc, 2.4 G dan 2.4 V.

Tapi, eksistensi mesin 2.4 L atau 3.5 L terhenti karena pihak pabrikan lebih memilih mesin 2.500 cc untuk ditanamkan kepada Camry generasi ketujuh. Selain varian 2.5 G dan 2.5 V, ini juga kali pertamanya Toyota menyajikan Camry Hybrid sebagai opsi. Dan, tipe itu juga merupakan sedan hybrid pertama yang masuk ke Indonesia.

Dan, Toyota Indonesia tampaknya cukup bangga dengan pencapaian mereka melalui Camry generasi keempat hingga ketujuh. Anton Jimmi Suwandi selaku Marketing Director PT TAM berani mengatakan Camry menjadi pemimpin pangsa pasar di kelasnya dalam satu dekade terakhir.

"Selama itu, penjualan Camry sudah lebih dari 31.000 unit dan Camry Hybrid sebanyak 1.300 unit," katanya disela peluncuran Toyota Camry 2019, kemarin (8/1).

Toyota Camry 2019 Indonesia

Dua pilihan mesin pada generasi ketujuh tersebut pun nyatanya tetap dipertahankan pada Toyota Camry 2019. Model kedelapan yang baru saja masuk pasar Indonesia ini tentu saja mendapatkan pengembangan terbaru.

Mereka bahkan tak lagi sekedar menyajikan wujud sedan mewah, melainkan lebih agresif. Ditunjang lagi dengan usungan platform baru Toyota New Global Architecture (TNGA), Penambahan perangkat keamanan serta fitur yang kian memanjakan penggunanya. [Ary/Ari]


Komentar