Rossi Tetap Mampu Bersaing Meski Tunggangannya Minim Pengembangan Share this
MotoGP
Mode baca

Rossi Tetap Mampu Bersaing Meski Tunggangannya Minim Pengembangan

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 23 Maret 2018

MADRID - Valentino Rossi tetap dapat melakukan perlawanan sengit meski sudah berumur dan juga menggunakan sepedamotor minim sentuhan pengembangan, berbeda jika dibandingkan para kompetitornya di MotoGP 2018.

MotoGP Qatar akhir pekan lalu menjadi pembuktian awal kinerja tim di awal musim ini. Pasalnya, seri pertama itu bakal menjadi patokan dari hasil kerja keras mereka menghadapi MotoGP 2018.

Pengembangan motor merupakan fokus utama setiap tim dan pembalap. Bahkan, untuk membuatnya bertaji di lintasan para insinyur harus menggunakan perangkat baru.

Sebut saja tim Repsol Honda. Musim ini, mereka tidak hanya memperhatikan peningkatan mesin Honda RC213V. Tunggangan Marc Marquez dan Dani Pedrosa itu pun sudah mengaplikasi modular fairing, penambahan knalpot under tail serta swingarm karbon.

Honda RC213V MotoGP 2018 Repsol Honda

Selanjutnya adalah tim Ducati Corse. Pabrikan yang bermarkas di Bologna, Italia ini juga melakukan pengembangan pada mesin Desmosedici GP18. Demikian pula dengan sasis dan model fairing baru. Namun, satu posisi tangki bahan bakarnya kini berbeda. Dengan posisi tersebut, pembalap diklaim lebih nyaman selama balapan.

Lalu bagaimana dengan tim Movistar Yamaha? Ternyata, tidak banyak yang berubah dari YZR-M1. Hal yang menonjol hanya terlihat pada bagian fairing depan saja. Sementara sasis yang dipakai balapan merupakan rangka tahun 2017. Meski begitu, mesin YZR-M1 tidak bisa diremehkan. Buktinya, Rossi yang start dari baris ketiga bisa bersaing untuk podium sehingga akhirnya finish ketiga di MotoGP Qatar.

Yamaha YZR-M1 Movistar Yamaha MotoGP 2018

Perangkat baru yang dipakai tim Suzuki Ecstar adalah knalpot dan modular fairing. Sementara sasis hanya mendapatkan pengembangan saja. Akan tetapi, ubahan pada mesin Suzuki GSX-RR diklaim membuat top speed-nya meningkat.

Tahun ini, KTM juga terus mengembangkan kuda besi yang dikendarai Bradley Smith dan Pol Espargaro. Selain meningkatkan kemampuan mesin dan sasis, peracik tim asal Austria ini juga sudah memakai swingarm baru disertai pengembangan pada fork depan terhadap KTM RC16.[Ary/Ari]


Komentar