Rossi Sebut Manuver Iannone Seperti Orang Gila Share this
MotoGP
Mode baca

Rossi Sebut Manuver Iannone Seperti Orang Gila

Denny Basudewa
pada 23 Oktober 2017

Foto: Rossi bersaing ketat dengan pembalap lain di Phillip Island

PHILLIP ISLAND – Valentino Rossi menyebut manuver Andrea Iannone pada MotoGP Australia 2017, paling parah di antara pembalap lainnya. Dirinya mengatakan tindakan rider Suzuki tersebut, membuatnya gagal menempel ketat Marc Marquez.

Menjalani balapan di Sirkuit Phillip Island, Australia, Rossi kembali menunjukkan tajinya sebagai pemabalap berkualitas. Setelah gagal melanjutkan lomba di MotoGP Jepang pekan lalu karena terjatuh, pembalap berjuluk The Doctor itu kembali mampu mengacak-acak barisan terdepan.

MotoGP Australia 2017 berbeda dengan seri-seri sebelumnya, beberapa pembalap silih berganti memimpin jalannya lomba. Tercatat lima pembalap memiliki kecepatan mirip-mirip dan berpeluang memenangkan balap.

Saking ngototnya para pembalap, aksi saling salip yang cukup agresif membuat tensi lomba semakin panas. Rossi sendiri tercatat beberapa kali terlibat aksi menegangkan dengan beberapa pembalap. Namun menurut juara dunia sembilan kali tersebut, manuver paling parah adalah Iannone.

Pria kelahiran Italia tersebut mengatakan akibat Iannone menyalip seperti orang gila. Bahkan gara-gara kompatriotnya, Marquez jadi melenggang jauh dan tidak mungkin lagi dikalahkan.

“Saya memiliki potensi untuk terus menempel Marquez hingga akhir lomba, karena saya cukup cepat. Namun ada satu momen yang saya pikir posisinya sudah sempurna, tapi Iannone datang seperti orang gila, kemudian Marquez mulai menjauh dan sulit untuk mengalahkannya,” ujar Rossi.

Meskipun kesasl dengan aksi Iannone, Rossi mengaku tidak ingin marah-marah kepada joki Suzuki tersebut. Menurutnya pembalap harus agresif jika ingin memenangkan lomba. Ia mengatakan bahaya merupakan salah satu bagian dari balapan.

“Level agresivitas dan kontak antar pembalap sangat banyak di Phillip Island kemarin. Terutama dengan Zarco yang baru saja naik kelas dari Moto2, dia memang selalu agresif. Anda bisa saja marah, tapi tidak merubah apapun. Jika tidak ingin terlibat dalam kejadian ini, lebih baik di rumah saja,” jelas Rossi. [Dew/Ikh]

Sumber : Motorsport.com


Komentar