Rossi Kecewa Dihukum FIM Share this
MotoGP
Mode baca

Rossi Kecewa Dihukum FIM

Denny Basudewa
pada 21 Oktober 2016

Foto: Valentino Rossi di Phillip Island

PHILLIP ISLAND – Valentino Rossi mengaku dirinya kecewa karena harus menerima hukuman dari FIM, karena dianggap menyalahi aturan mengenai penggunaan ban.

Pembalap Italia tersebut didakwa bersalah, karena menggunakan ban super soft lebih dari sepuluh lap pada sesi latihan bebas. Rossi sempat mencatat waktu tercepat kedua di belakang Cal Crutchlow pada Jumat pagi. Namun hasil tersebut dianulir oleh stewards MotoGP karena menempuh 11 putaran.

Produsen ban Michelin mengeluarkan fatwa bahwa, ban super soft buatannya hanya bisa digunakan sebanyak 10 lap. Aturan tersebut dikeluarkan karena dianggap berbahaya bagi para pembalap. Rossi menyayangkan karena waktu dirinya di luar lintasan juga dihitung.

“Sebelum memulai sesi latihan, saya memang menginginkan kompon super soft pada ban depan. Karena saya tahu betul ban itu dan ini adalah yang terbaik karena cuacanya 10 derajat. Mereka mengatakan hanya bisa dipakai 10 lap dan saya hanya 9. Masalahnya mereka menghitung juga yang di luar lintasan dan menjadi 11,” ujar Rossi

Hal ini menjadi masalah karena The Doctor harus berjuang keras pada sesi latihan bebas ketiga [FP3]. Terlebih dirinya baru saja mengakui telah mengalami cedera di Motegi. Rossi sangat menyesalkan kejadian pagi tadi.

“Bagi saya hal ini sangat aneh karena ban ini sangat bagus untuk balapan. Michelin harusnya lebih khawatir di Brno karena mereka sangat bermasalah di sana. Di sini (Phillip Island), adalah saat yang tepat menggunakan ban super soft, karena jika tidak ban itu tidak akan terpakai,” cetus Rossi.

Dengan adanya hukuman dari FIM, Rossi menempati urutan paling belakang karena catatan waktunya tidak dihitung. Hal inilah yang membuat pembalap berumur 37 tahun tersebut berang. [Dew/Ikh]


Komentar