Rossi Desak Yamaha Karena Mulai Kehabisan Waktu Share this
MotoGP
Mode baca

Rossi Desak Yamaha Karena Mulai Kehabisan Waktu

Krisna Arie
pada 08 Mei 2018

JEREZ - Valentino Rossi mendesak Yamaha untuk dapat segera memperbaiki problem elektronik di Yamaha YZR-M1 demi raih gelar juara dunia ke-10 di usia yang makin senja.

Penampilan Rossi di 4 balapan awal musim MotorGP 2018 memang jauh dari kata memuaskan. Pada balap terakhir di Jerez pekan lalu, pembalap berusia 39 tahun ini hanya finis di posisi ke-5, ini pun karena berkah atas insiden yang melibatkan 2 pembalap Ducati Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo serta pembalap Honda Dani Pedrosa.

Kurang baiknya penampilan Rossi seperti sudah diberitakan sebelumnya berkaitan dengan kondisi Yamaha YZR-M1 andalannya. Juara dunia 9 kali ini berharap ada upaya dari timmnya terutama pihak Yamaha untuk bisa melakukan sesuatu yang luar biasa di balapan berikutnya.

Seperti yang diberitakan Otospirit.com sebelumnya, sepedamotor Rossi memiliki masalah pada sistem elektroniknnya. Dan ini bukan masalah mudah sehingga butuh perlakuan luar biasa agar bisa teratasi pada balap-balap berikutnya.

“Kami memiliki banyak hal yang harus dilakukan. Dan ke depan kami akan punya kesempatan tes yang bagus. Kami mencoba beberapa kondisi, hasilnya pun kadang baik dan kerap juga kurang baik. Jadi saya mencoba mendesak Yamaha untuk mempersingkat waktu dalam menyelesaikan masalah ini," jelas Rossi.

Saat tes nanti, Rossi menegaskan timnya akan memiliki sesuatu yang berbeda, namun tetap sesuai dengan program mereka. Detail-detail kecil, sesuatu yang dapat membuat kemajuan akan dikerjakan dan akan diuji.

"Sejatinya saya tidak terlalu berharap untuk mendapatkan sebuah langkah besar, namun tetap mencoba yang terbaik," ujar Rossi.

Para pembalap Yamaha sendiri telah melakukan perjalanan ke Italia untuk tes satu hari di Mugello akhir pekan ini. Pada kesempatan ini Rossi melakukan beberapa hal seperti menyiapkan setting sepedamotornya untuk balapan di Catalunya akhir Mei setelah MotoGP Perancis.

Selanjutnya, Rossi tentu berharap ada progres soal sistem elekronik motornya. Jika tidak bisa maksimal pada sesi latihan ini, Ia masih optimis kemajuan akan datang di seri-seri berikutnya.

"Kami membuat pekerjaan penting untuk masa depan, di mana akan menemukan sesuatu yang bagus dalam hal akselerasi. Tapi ini mmerupakan langkah awal, kami tentunya membutuhkan waktu lebih lama dan saya berharap akan ada kemajuan besar pada tes di balap-balap berikutnya," jelas Rossi.

Problem yang dihadapi Rossi dengan motornya ini juga memberikan nuansa tersendiri. Ini tentunya berkaitan dengan makin tipisnya kesempatan The Doctor untuk menjadi juara dunia ke-10 kalinya jika kondisi ini terus berlanjut.

"Saya suka dan percaya bekerja dengan Yamaha, namun hari-hari belakangan merupakan momen yang sulit. Saya harap akan ada sinergi yang baik dengan tim untuk segera mengatasi masalah karena bulan-bulan berikutnya akan menjadi sangat penting. Sejujurnya saya sedang terburu-buru dibandingkan dengan Yamaha. Mereka mungkin masih dapat berlomba seratus tahun lagi, sementara saya makin kehabisan waktu," tutup Rossi. [Ari]


Komentar