Red Flag Gagalkan Poin Sempurna Afridza di ATC Thailand 2019 Share this
Balap Lain
Mode baca

Red Flag Gagalkan Poin Sempurna Afridza di ATC Thailand 2019

Ary Dwinoviansyah
pada 18 Maret 2019

BURIRAM - Pembalap-pembalap Indonesia seharusnya dapat mendulang dua kemenangan di Asia Talent Cup (ATC) Thailand 2019 jika tak ada red flag. 

Selain WSBK, Chang International Circuit di Buriram juga menjadi arena bagi para pembalap muda Indonesia yang bertarung di kejuaraan ATC. Misi untuk mendominasi pun sudah digagas sebelum balapan dimula. Hal tersebut kemudian dibuktikan oleh pembalap-pembalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) Afridza Munandar, Adenanta Putra dan Herjun Atna Firdaus.

Ketiganya sudah familiar dengan Buriram dan sehingga mampu mendominasi barisan depan. Namun, Afridza-lah yang tampil sebagai pemenang di race 1, sekaligus meraih kemenangan pertamanya di ATC 2019. 

Pembalap asal Jawa Barat itu pun kembali menunjukkan ketangguhan ketika beraksi di race 2. Afridza sebenarnya berpeluang memenangi lagi balapan ini setelah memimpin di lap 14. Tapi, insiden terjadi pada lap 13, sehingga membuat pimpinan lomba menginstruksikan red flag. Alhasil, balapan harus dihentikan dan penetapan pemenangnya ditentukan pada lap tersebut. Sementara, saat itu Afridza tengah berada di posisi ketiga. Artinya, dia harus puas dengan podium ketiga di race 2. 

"Alhamdulillah saya kembali berhasil meraih podium dan pertarungan sangat ketat. Di lap 14 saya sebetulnya sudah memimpin balapan dan bersiap menuju lap terakhir. Namun, muncul red flag yang membuat balapan dihentikan lebih awal yang membuat saya harus puas di posisi 3. Agak mengecewakan bagi saya karena saya sedang dalam posisi memperebutkan juara," kata Afridza.

Empat pembalap lain memang belum beruntung di seri kedua ATC 2019. Tapi, Adenanta masih bertahan di posisi 4 klasemen dengan 53 poin. Afridza yang meraih dua podium di ATC Thailand mengekor dengan selisih 1 poin (52 poin) di urutan 5. Selanjutnya, Herjun ada di peringkat 7 dengan 32 poin, Abdul Gohar ke-10 (21 poin) dan Hildan Kusuma di posisi 16 (10 poin). 

"Kegigihan para pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini diharapkan mampu membuahkan hasil terbaik. Pembinaan balap berjenjang ini diharapkan menjadi inspirasi generasi muda lainnya untuk berprestasi hingga level tertinggi," ujar A Indraputra, GM Marketing Planning and Analysis PT AHM.

Para pembalap muda Indonesia masih berpeluang jadi juara ATC 2019. Apalagi, balapan masih menyisakan 4 seri dengan dua kali balapan di setiap putarannya. [Ary/Idr]


Komentar