Rahasia di Balik Perpanjangan Kontrak Rossi Share this
MotoGP
Mode baca

Rahasia di Balik Perpanjangan Kontrak Rossi

Denny Basudewa
pada 16 Maret 2018

Foto: Valentino Rossi photo: MotoGP

LOSAIL – Valentino Rossi memperpanjang kontraknya di tim Movistar Yamaha selama dua tahun. Pria Italia tersebut akan menjadi pembalap paling tua yang berkarir di MotoGP.

Rossi pernah mengatakan bahwa kontraknya bersama Yamaha akan diputuskan setelah dua atau tiga balapan pertama musim 2018. Namun kemarin pria kelahiran Urbino, Italia tersebut memberikan kejutan dengan menandatangani kontrak baru.

Rossi akan menjadi pembalap Yamaha hingga 2020 dengan usia memasuki 41 tahun. Tidak banyak pembalap bisa melakukan hal yang sama dengan The Doctor julukan Rossi. Hal inilah yang menjadi salah satu motivasinya untuk terus membalap, selain mengincar gelar juara dunia kesepuluh.

Ia membandingkan dengan karir para pendahulunya yang membalap hingga berusia lanjut. Dikatakan bahwa Rossi ingin membalap hingga batas akhir kemampuannya. Dirinya tidak ingin memutuskan pensiun terlalu dini lalu kembali ke lintasan.

“Saya berkaca pada banyak pembalap motor maupun mobil hebat di dunia yang pensiun pada saat berada di puncak karir seperti Michael Schumacher, Max Biaggi atau Troy Bayliss, namun saya melihat mereka tidak puas lalu kembali ke lintasan, setelah pensiun,” kata Rossi.

Schumacher memutuskan pensiun sebagai pembalap Ferrari ketika berhasil meraih gelar juara dunia F1. Begitupun yang dilakukan oleh Bayliss di kejuaraan World Superbike (WSBK). Namun keduanya memutuskan untuk kembali ke lintasan balap karena merasa masih mampu.

Tidak berbeda dengan yang dilakukan oleh Biaggi di MotoGP. Seteru abadi Rossi tersebut pensiun dari MotoGP lalu kembali ke trek setelah diminta untuk mengembangkan Aprilia. Namun pembalap berjuluk The Roman Emperor tersebut tidak berhasil tampil kompetitif.

“Saya pikir ini adalah keputusan pertama dari pembalap yang memilih untuk terus berkarir hingga usia 40. Secara fisik mungkin akan lebih sulit, namun semua tergantung dari motivasi diri sendiri. Saya pikir semua orang bisa melakukannya jika memiliki motivasi seperti saya,” jelas Rossi. [Dew/Ari]


Komentar